Java United Dihantam 8 Sanksi Komdis PSSI, Total Denda Rp760 Juta
Narasitimur – Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan delapan sanksi kepada Java United dengan total denda mencapai Rp760 juta. Hukuman berat tersebut menjadi buntut rentetan pelanggaran dan kericuhan, yang terjadi saat Java United menghadapi Persija Jakarta pada pekan ketiga Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 19 September 2026.
Sanksi terbesar dijatuhkan kepada Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian. Ia dihukum skorsing selama 10 pertandingan, dilarang memasuki stadion dalam satu pertandingan, serta didenda Rp500 juta.
Komdis PSSI menyatakan Achmad Resal terbukti melanggar prinsip antidiskriminasi dan melakukan perilaku tidak patut melalui ucapannya kepada pelatih Persija, Shin Tae-yong.
“Bahwa saudara Achmad Resal Octavian terbukti melanggar prinsip antidiskriminasi serta perilaku tidak patut,” demikian bunyi putusan Komdis PSSI.
Kericuhan tak berhenti setelah pertandingan. Situasi memanas hingga ke lorong pemain dan menyeret sejumlah personel Java United.
Dua pemain, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, masing-masing dijatuhi larangan bermain dalam empat pertandingan serta denda Rp50 juta. Keduanya dinyatakan terbukti melakukan intimidasi, terhadap pengawas pertandingan yang tengah merekam kericuhan pascalaga.
“Saudara Yakob Sayuri dan saudara Yance Sayuri terbukti melakukan tindakan intimidasi terhadap pengawas pertandingan, yang sedang melakukan perekaman kericuhan pascalaga,” tulis Komdis PSSI dalam putusannya.
Sanksi juga diberikan kepada jajaran kepelatihan. Asisten pelatih Antonio Teles dinyatakan melakukan tindakan agresif berupa tendangan terhadap ofisial Persija.
Sementara pelatih kepala Java United, Fabio Lefundes, dijatuhi denda Rp30 juta atas tindakan kekerasan terhadap media officer Persija.
Dua anggota tim lainnya turut menerima hukuman. Josmiro de Goes dikenai denda Rp30 juta, sedangkan David Glen Oei mendapat sanksi berupa peringatan keras.
Dengan demikian, rentetan insiden dalam laga kontra Persija berujung pada paket hukuman berlapis bagi Java United. Bukan hanya pemain, sanksi juga menyasar jajaran manajemen dan tim kepelatihan.
Keputusan tersebut ditetapkan Komdis PSSI melalui surat resmi yang ditandatangani Ketua Komdis PSSI, Umar Husin, pada 24 September 2026.
“Keputusan ini ditetapkan dan berlaku sejak tanggal dibuat pada 24 September 2026,” demikian tertulis dalam dokumen keputusan Komdis PSSI. (*)





