Kontrak Berakhir, RSUD Morotai Sempat Kosong Dokter Anak
Narasitimur – Pelayanan dokter spesialis anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir Soekarno Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, sempat mengalami kekosongan setelah masa kontrak dokter melalui Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) Kementerian Kesehatan berakhir pada September 2026.
Direktur RSUD Ir Soekarno Pulau Morotai, dr. Christie Marimbing, mengatakan pihak rumah sakit bersama Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai terus mengupayakan pengadaan dokter pengganti untuk memastikan kebutuhan pelayanan kesehatan anak tetap terpenuhi.
“Dokter anak yang kontrak melalui Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) di Kemenkes sudah berakhir bulan lalu. Jadi, penggantinya sampai saat ini kami terus berupaya mencari dokter anak,” kata Christie saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).
Meski saat ini belum tersedia dokter spesialis anak, Christie memastikan kondisi tersebut tidak membuat pelayanan terhadap pasien anak terhenti. Penanganan sementara dilakukan oleh dokter umum sesuai batas kompetensi medis yang dimiliki.
“Pasien anak yang masuk tetap kami tangani. Namun, jika kondisinya berada di luar kompetensi atau penyakitnya berat, maka akan dirujuk ke rumah sakit di Tobelo, Halmahera Utara,” jelasnya.
Christie menyebut upaya pencarian dokter pengganti kini membuahkan hasil. Pihaknya telah mendapatkan kepastian dua dokter spesialis anak yang akan bertugas di Morotai.
“Dokter anak yang akan bertugas di Morotai sudah terkonfirmasi ada dua dokter, dan akhir Oktober ini mereka sudah mulai bertugas,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran dua dokter spesialis tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan anak di RSUD Ir Soekarno, sekaligus memastikan pasien mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai kebutuhan medis tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah.
“Ketersediaan dokter spesialis anak dapat segera terpenuhi agar anak-anak yang membutuhkan pelayanan spesialis mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan, apabila mengalami gangguan kesehatan sehingga dapat memperoleh penanganan sedini mungkin.
“Kami berharap anak-anak di Morotai senantiasa sehat. Pemerintah daerah terus berupaya agar dokter spesialis anak segera bertugas di rumah sakit Morotai,” tandasnya. (*)






