Dorong Daya Saing, Bupati Morotai Kerja Sama dengan BRIN
Narasitimur – Pemerintah Daerah (Pemda) Morotai di bawah kepemimpinan Bupati Rusli Sibua dan wakil bupati Rio C. Pawane saat ini sedang berupaya meningkatkan daya saing daerah, dengan menggenjot dan mendorong kapasitas daerah dengan berbagai program, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Hal ini ditegaskan oleh Bupati Morotai yang didampingi Tenaga Ahli Bupati, Kepada Dinas PU, Kepala Badan Perbatasan dan Kabag Pemerintahan Morotai, setelah pertemuan dengan petinggi BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) Prof. Dr. Laksamana Madya (Purn) Amarulla Octavian, yang didampingi oleh Deputi Penelitian dan Inovasi Daerah Dr. Yopi di Kanto BRIN, Gedung BJ. Habibie di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Hasil pertemuan itu, salah satunya yakni mendorong OPD melalui Baperida (Badan Perencanaan dan Riset Daerah) Morotai, untuk melahirkan kebijakan kolaboratif berbasis riset yang mencakup penguatan kapasitas kelembagaan, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, adopsi teknologi, hingga kapasitas inovasi.
Tujuannnya adalah agar daerah mampu melahirkan kebijakan perencanaan pembangunan, dengan terus meningkatkan produktivitas dan inovasi sehingga kinerja pemerintah dapat diukur dengan perumusan kebijakan yang lebih strategis, terukur dan berdampak.
“Pemda Morotai akan melakukan kerjasama dengan BRIN, untuk memperkuat pola kolaborasi riset dan inovasi daerah. Pemda akan melakukan kerja sama yang akan dituangkan Nota Kesepakatan Sinergi atau NKS,” ujar Bupati Rusli.
Melalui NKS ini, kata Rusli, Pemda Morotai dan BRIN berkomitmen melaksanakan riset dan inovasi untuk mendukung kebijakan pembangunan daerah berbasis bukti, sekaligus memperkuat ekosistem inovasi pada masing-masing OPD.
“Karena saya melihat indeks daya saing daerah kita perlu digenjot, dan saya berharap ada langlah-langkah nyata sehingga peningkatan daya saing Morotai akan meningkat,” kata Bupati Rusli.
Berdasarkan data BRIN, daya saing Maluku Utara masih rendah. Karena secara nasional, Morotai masih perlu akselereasi sehingga ini perlu menjadi perhatian. Menariknya, lanjut Rusli, BRIN menawarkan riset dan akan ditindak lanjut dalam NKS nanti, yaitu riset kerja sama arsinum (air siap minum) dan riset produksi garam rakyat di Morotai.
“Hal ini yang akan segera dimatang dalam waktu dekat paling lambat buan Februari sudah ada kolaborasi, dan penandatangan NKS Pemda Morotai dan BRIN sehingga riset ini, sudah bisa action dan berdampak pada masyarakat,” pungkasnya. (*)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




