Peringati HPN 2026, PWI Kota Ternate Gelar Dialog Publik
Narasitimur – Momentum peringatan Hari Pers Nasional, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Ternate menggelar dialog publik, pada Sabtu 14/2/2026) di Kafe Jarod Ternate.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, anggota DPRD Kota Ternate M Ghifari Bopeng, dan Akademisi Unkhair Dr. Aziz Hasyim SE, M.Si.
PWI Kota Ternate mengangkat tema yang cukup kuat dalam dialog publik terbuka kali ini, yakni “Pers Mengawal Program Pemerintah Kota Ternate”.
Ketua PWI Kota Ternate, Ramlan Harun, mengatakan, peringatan HPN 2026 menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang kerja-kerja jurnalistik sebagai salah satu pilar demokrasi dalam mengawal pembangunan dan perubahan sosial.
“Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan professional. Kami juga berharap selalu ada keterbukaan dan ruang dialog yang sehat dari pemerintah,” ujar Ramlan.
Sekda Rizal Marsaoly menyampaikan peran pers atau media sangat penting, dalam menyampaikan program-program kerja pemerintah kepada masyarakat.
Sebaliknya pers atau media juga sebagai sumber informasi bagi pemerintah atas problem-problem yang terjadi di masyarakat.
“Pers atau media juga turut membantu mengawasi dan mengawal setiap kebijakan pemerintah agar terimplementasi dengan baik di lapangan sesuai RPJMD,” tandas Rizal.
Menurut anggota DPRD Kota Ternate, M Ghifari Bopeng, pers merupakan mitra strategis DPRD sebagaimana yang tercantum dalam tata tertib Komisi I DPRD.
Pemerintah, DPRD, dan pers merupakan sebuah instrument yang tidak terpisahkan.
“Sehingga harus dimaknai bahwa peran pers cukup penting dalam mengawal proses pembangunan yang ada di Kota Ternate,” kata Ghifari.
Akademisi Unkhair Ternate, Aziz Hasyim berharap pers selalu menyajikan ruang otokritik dalam mengawal setiap agenda pembangunan di Kota Ternate.
Ia menyebut, independensi pers juga harus dikedepankan dalam menyajikan setiap informasi melalui pemberitaan yang faktual.
“Karena pers merupakan salah satu pilar yang memberikan kontribusi besar, baik dalam tata kelola pemerintahan, perbaikan agenda-agenda pembangunan, maupun perbaikan pada tatanan kehidupan masyarakat,” terang Aziz.
“Apa yang disampaikan pers melalui pemberitaan bisa menjadi masukan atau bahkan pertimbangan pemerintah dalam agenda pembangunan daerah,” tandasnya. (*)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now






