NarasiTimur
Beranda Olahraga The Salawaku Ungkap Kekecewaan Terhadap Manajemen Malut United

The Salawaku Ungkap Kekecewaan Terhadap Manajemen Malut United

The Salawaku (Istimewa)

Narasitimur – Kelompok suporter The Salawaku mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap manajemen Malut United. Hubungan keduanya kian memanas menjelang akhir musim.

Kekecewaan mendalam dipicu tidak adanya solusi konkret terkait permohonan kompensasi tiket, serta perlakuan khusus bagi suporter yang selama ini dianggap sama dengan penonton umum.

Sekretaris Jenderal The Salawaku, Nyong Barakati, menyatakan pihaknya telah berulang kali melakukan pertemuan dengan manajemen, namun hingga kini tidak ada realisasi atas tuntutan mereka. Akibatnya, The Salawaku menegaskan tidak akan lagi membuka ruang dialog kecuali ditemui langsung pemilik klub, David Glen.

“Kami sudah berulang kali meminta agar suporter jangan disamakan dengan penonton umum, terutama soal keringanan harga tiket. Namun sampai musim mau selesai, itu tidak pernah terealisasi. Karena itu, kami tidak mau lagi berdialog selain dengan Pak David Glen,” tegas Nyong, Kamis (26/2/2026).

Tuntutan dan Ancaman Aksi

Pihak suporter menyoroti beberapa poin krusial yang menjadi akar permasalahan:

Kompensasi Tiket: Potongan harga 15 persen yang diberikan saat ini dinilai masih memberatkan bagi anggota suporter yang mayoritas berasal dari kalangan pemuda dan buruh.

Akses Pengurus: Insiden di pintu utara stadion pada laga sebelumnya terjadi karena kekecewaan massa setelah Ketua dan Sekjen Salawaku dilarang masuk, yang berujung pada aksi pengosongan tribun sebelum laga Malut vs Persija berakhir.

Pemberdayaan Pemain Lokal: Salawaku mendesak pelatih Hendri Susilo memainkan pemain lokal asal Maluku dan Maluku Utara pada laga melawan PSM Makassar.

Ancaman “Tribun Menyala”: Jika aspirasi mengenai pemain lokal tidak digubris, suporter mengancam akan melakukan aksi protes keras di tribun.
Nyong menambahkan, jika manajemen tetap bersikap kaku, kelompok suporter memilih untuk mendukung tim dari luar stadion.

“Kalau kami tetap disamakan dengan penonton umum, mungkin kami akan memilih mendukung Malut United lewat acara nonton bareng (nobar) saja, meskipun itu pertandingan kandang,” pungkasnya.

Hingga saat ini, The Salawaku masih menunggu respons kepastian apakah surat aspirasi yang mereka kirimkan,.telah diterima dan dibaca oleh David Glen atau belum. (*)

Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan