NarasiTimur
Beranda Publik Kemenag Morotai Gelar Workshop Menulis Anafora, Target Pecahkan Rekor MURI

Kemenag Morotai Gelar Workshop Menulis Anafora, Target Pecahkan Rekor MURI

Kemenag Pulau Morotai Gelar Sukses Gelar Workshop Menulis di di MIN 2 Morotai (Narasitimur)

Narasitimur – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, menggelar Workshop Menulis Anafora di MTs Negeri 1 Pulau Morotai, Senin (2/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memecahkan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan total partisipasi sebanyak 2.680 peserta dari seluruh wilayah Maluku Utara.

Ketua Agen Literasi Indonesia, Kusnan, mengatakan kegiatan di Pulau Morotai merupakan sesi ke-10 dari rangkaian kegiatan literasi yang telah dimulai sejak sebelum bulan puasa.

“Kami telah menyisir Tidore, Ternate, Kepulauan Sula, hingga Oba. Setelah Morotai, perjalanan akan kami lanjutkan ke Tobelo,” kata Kusnan saat diwawancarai di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti seluruh elemen di bawah naungan Kemenag, mulai dari siswa, guru, hingga kepala sekolah tingkat MI, MTs, dan MA, baik negeri maupun swasta, termasuk orang tua siswa. Program ini juga menjadi bagian dari Festival Gerakan Literasi Madrasah (Galatama) tahun kedua.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan gerakan literasi terus berjalan di setiap kabupaten/kota di Maluku Utara, dengan puncak kegiatan direncanakan pada akhir Mei mendatang.

Dalam workshop tersebut, para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung melakukan praktik menulis yang kemudian dikurasi secara ketat. Peserta yang tulisannya belum memenuhi standar diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan.

Dari total 2.680 peserta, nantinya akan dipilih 200 penulis terbaik. Mereka akan mendapatkan berbagai apresiasi, di antaranya sertifikat resmi bertanda tangan Kemenag Provinsi Maluku Utara dengan logo Rekor MURI, sertifikat dari penerbit bagi seluruh peserta, serta piagam penghargaan dari penerbit dan Agen Literasi Indonesia bagi penulis yang lolos kurasi.

Selain itu, Kemenag Pulau Morotai juga menggelar Workshop Menulis Perangkat Pembelajaran berbasis DV Learning yang telah dimulai sejak 1 Maret di MIN 2 Morotai dengan total 352 peserta dari berbagai sekolah.

Kegiatan ini menghasilkan modul pembelajaran yang diharapkan mampu meningkatkan standar literasi dan numerasi di madrasah.

“Penilaian lembaga pendidikan saat ini sangat bertumpu pada literasi dan numerasi. Melalui modul ini, kita perkuat fondasi tersebut di masing-masing sekolah,” pungkasnya. (*)

Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan