NarasiTimur
Beranda Publik Tidore Kota Santri, Pengawasan Narkoba Diperketat

Tidore Kota Santri, Pengawasan Narkoba Diperketat

Kepala BNN yang baru sedang berbincang-bincang dengan Wali Kota Tidore (Istimewa)

Narasitimur – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan meminta pengawasan terhadap peredaran narkotika diperketat. Pesan itu disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan saat menerima Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan yang baru, AKBP Pauzia, Senin (5/10/2026).

Pertemuan di ruang kerja Wali Kota tersebut menjadi langkah awal memperkuat koordinasi Pemkot Tidore dan BNN, dalam menghadapi potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, di wilayah Kepulauan Tidore.

Wali Kota menilai keberadaan sejumlah Kelurahan dan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) belum cukup menjadi alasan, untuk mengendurkan pengawasan. Potensi peredaran narkotika, kata dia, harus terus diantisipasi melalui kerja bersama pemerintah, BNN dan masyarakat.

“Dengan semangat baru yang dibawa oleh Ibu Kepala BNN, saya optimis kolaborasi dan kerja sama antara Pemerintah Daerah dan BNN akan semakin baik ke depannya,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, upaya menjaga Tidore dari ancaman narkotika juga berkaitan dengan arah pembangunan daerah yang menempatkan Tidore sebagai Kota Santri.

Wali Kota menegaskan, predikat tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus tercermin dalam kebijakan dan upaya perlindungan terhadap generasi muda.

“Tidore memiliki keasrian alam yang sangat mendukung sebagai tempat healing yang baik. Sebagai seorang pemimpin, kita harus jujur dan berkomitmen melindunginya,” tegasnya.

Ia mengatakan, Pemkot Tidore Kepulauan akan mendukung langkah BNN dalam memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika, sekaligus mengawasi potensi peredarannya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan AKBP Pauzia mengatakan dukungan pemerintah daerah, menjadi salah satu faktor penting bagi BNN dalam menjalankan tugasnya.

Pauzia sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNN Kabupaten Prabumulih, sebelum dipercaya memimpin BNN Kota Tidore Kepulauan.

“Kami bersyukur Alhamdulillah dipercayakan bertugas di Tidore. Sebagai instansi vertikal, kami tentu tidak dapat bekerja dengan maksimal tanpa adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat,” katanya.

Pertemuan tersebut menyepakati penguatan koordinasi antara Pemkot Tidore dan BNN, khususnya dalam pencegahan, pengawasan dan pemberantasan penyalahgunaan, serta peredaran gelap narkotika.

Turut mendampingi Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, dan Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan