Investasi Bodong Marak, Akademisi Soroti Peran Edukasi OJK Maluku Utara
Narasitimur – Maraknya dugaan investasi bodong di Kota Ternate dan wilayah Maluku Utara mendapat perhatian dari kalangan akademisi. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. Aziz Hasyim, menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap penawaran investasi yang belum jelas keabsahannya.
Menurut Aziz, kasus-kasus investasi bodong yang muncul belakangan ini menunjukkan masih lemahnya pemahaman masyarakat terkait produk jasa keuangan. Karena itu, ia menilai edukasi publik harus menjadi langkah utama pencegahan.
“Mungkin lebih pada edukasi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap investasi yang belum dapat dipastikan keabsahannya,” ujar Aziz, Sabtu (7/2/2026).
Ia menyebutkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama para pemangku kepentingan yang memiliki kewenangan di sektor jasa keuangan perlu lebih aktif memberikan sosialisasi dan literasi keuangan kepada masyarakat.
“Dengan adanya kasus-kasus seperti ini, OJK dan stakeholder lain perlu memberi edukasi agar masyarakat lebih selektif dalam berinvestasi, terutama yang berkaitan dengan jasa keuangan,” katanya.
Aziz mengakui bahwa secara prosedural penanganan investasi bodong memang membutuhkan laporan dari masyarakat. Namun, menurutnya, langkah tersebut seharusnya tidak menjadi satu-satunya pendekatan.
“Memang harus ada laporan, tapi mestinya juga ada program sosialisasi dan edukasi yang diinisiasi oleh OJK. Sehingga ada langkah proteksi melalui penguatan pemahaman masyarakat dalam memilih investasi keuangan,” jelasnya.
Ia berharap, ke depan upaya pencegahan melalui literasi keuangan dapat diperkuat agar masyarakat tidak lagi menjadi korban investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal. (*)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now






