Komisi II DPRD Ternate Cek Plaza Gamalama, Temukan Bangunan Mulai Rusak
Narasitimur – Kondisi Plaza Gamalama kembali menjadi sorotan. Komisi II DPRD Kota Ternate turun langsung meninjau bangunan, yang memiliki nilai aset sekitar Rp98 miliar tersebut.
Kunjungan lapangan itu dilakukan pada Jumat (2/10/2026), dengan tujuan melihat secara langsung kondisi Plaza Gamalama, sekaligus memastikan sejauh mana aset milik Pemerintah Kota Ternate tersebut dapat segera dimanfaatkan.
Dari hasil pemantauan, Komisi II menemukan sejumlah bagian bangunan mulai mengalami kerusakan. Kondisi itu dinilai tidak lepas dari bangunan yang belum difungsikan secara maksimal, dalam waktu cukup lama.
Anggota Komisi II DPRD Kota Ternate, Sartini Hanafi, mengatakan persoalan optimalisasi Plaza Gamalama sebenarnya telah berulang kali disampaikan DPRD dalam pembahasan anggaran.
“Setiap pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) di Komisi II, kami selalu mendorong agar optimalisasi dan pemanfaatan aset Plaza Gamalama segera difungsikan. Ini selalu kami dorong menjadi catatan serius Banggar ke TAPD maupun Pemkot,” kata Sartini.
Menurutnya, kondisi Plaza Gamalama tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah Kota Ternate dinilai perlu segera mengambil langkah konkret, agar aset bernilai besar tersebut tidak semakin terbengkalai, dan justru menimbulkan beban baru bagi daerah.
Sartini juga mendorong Pemkot Ternate menangkap potensi ekonomi yang bisa dikembangkan di kawasan tersebut, termasuk menyediakan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta generasi muda yang tengah mengembangkan berbagai sektor usaha.
“ sangat disayangkan jika bangunan yang sudah ada, dibiarkan begitu lama hingga berisiko menjadi bangunan tua dan rusak parah. Pemkot harus jemput bola dan menyiapkan langkah strategis, agar pada tahun anggaran 2027 Plaza Gamalama benar-benar berfungsi dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.
Komisi II Soroti Kerusakan
Sorotan serupa disampaikan anggota Komisi II DPRD Kota Ternate, Irawati Nurman. Dalam kunjungan tersebut, ia mengonfirmasi adanya sejumlah kerusakan pada bagian fisik bangunan.
Meski begitu, Irawati masih optimistis Pemkot Ternate dapat melakukan pembenahan sekaligus menyiapkan konsep pemanfaatan Plaza Gamalama secara lebih terarah.
“Meski ditemukan banyak kerusakan karena lama terlantar, kami optimistis pada tahun 2027 Plaza Gamalama sudah bisa difungsikan, khususnya untuk wadah pemberdayaan pelaku UMKM di Kota Ternate,” kata Irawati.
Komisi II juga merespons positif wacana Pemkot Ternate yang berencana memanfaatkan sebagian gedung Plaza Gamalama sebagai Mal Pelayanan Publik (MPP).
Bagi DPRD, opsi tersebut dapat menjadi salah satu jalan untuk mempercepat pemanfaatan aset daerah, selama konsepnya jelas dan benar-benar diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
Kunjungan lapangan Komisi II ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Plaza Gamalama, tidak lagi cukup dibahas dalam rapat-rapat anggaran. DPRD mendorong adanya langkah nyata agar aset senilai puluhan miliar rupiah itu, segera kembali memiliki fungsi dan memberikan manfaat bagi warga Kota Ternate. (*)





