Pemkab Morotai Minta ASN, PPPK, dan Warga Hemat Air, Sejumlah Sumur Mulai Mengering
Narasitimur – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengimbau aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan masyarakat untuk menghemat penggunaan air menyusul menurunnya ketersediaan sumber air akibat kondisi kekeringan.
Imbauan ini menjadi perhatian setelah sejumlah sumur milik warga mulai mengering dan debit air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dilaporkan berkurang. Penurunan debit juga terjadi pada sumber air permukaan, termasuk kawasan Air Terjun Nakamura.
Sekretaris Daerah Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, menegaskan penghematan air perlu dilakukan bersama untuk menjaga ketersediaan cadangan air tanah, terutama selama kondisi kering masih berlangsung.
“Kita menjaga ketersediaan air bawah tanah sehingga ini bisa berkepanjangan. Karena kita belum bisa meramal, yang bisa meramal itu orang BMKG,” kata Umar Ali, Senin (12/10/2026).
Ia meminta ASN, PPPK, dan masyarakat menggunakan air sesuai kebutuhan serta menghindari pemborosan, baik bagi pengguna sumur pribadi maupun pelanggan PDAM.
“Pemerintah tetap mengimbau kepada seluruh ASN, PPPK, maupun masyarakat untuk penggunaan airnya tidak ada pemborosan. Paling tidak, jika kebutuhannya bisa terpenuhi, ya jangan dibuang-buang,” ujarnya.
Menurut Umar, penghematan menjadi langkah penting untuk menjaga agar ketersediaan air tetap mencukupi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang. Terlebih, penurunan debit pada sejumlah sumber air menunjukkan bahwa dampak kekeringan mulai dirasakan.
Pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat dalam menggunakan air secara bijak dapat membantu menjaga cadangan air yang tersisa. Penggunaan air secara efisien pun diharapkan menjadi kebiasaan bersama selama kondisi kekeringan berlangsung. (*)






