Listrik Ternate Padam Lebih dari Enam Jam, Informasi PLN Terlambat
Narasitimur – Pemadaman listrik berulang di Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (13/10/2026), berlangsung berjam-jam tanpa informasi cepat kepada masyarakat. Listrik yang padam lebih dari enam jam ini mengganggu aktivitas warga dan pelaku usaha kecil, sementara pemberitahuan resmi PLN baru muncul setelah pemadaman berlangsung cukup lama.
Pemadaman terjadi sejak sekitar pukul 02.30 WIT. Listrik sempat kembali menyala sekitar satu jam kemudian, tetapi kembali padam pada pukul 04.00 WIT dan baru normal sekitar pukul 10.30 WIT.
Pemadaman kedua berlangsung sekitar enam setengah jam. Durasi yang panjang tersebut menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil yang membutuhkan pasokan listrik untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Seorang warga Kelurahan Salero, Rifan menyoroti lambatnya informasi yang disampaikan PLN kepada pelanggan. Menurutnya, pemberitahuan mengenai pemadaman baru diunggah melalui media sosial PLN Ternate pada pagi hari, ketika masyarakat telah mengalami pemadaman selama lebih dari empat jam.
“Informasi pemadaman baru diunggah melalui media sosial PLN Ternate pada pagi hari, setelah masyarakat mengalami pemadaman selama lebih dari empat jam,” kata Rifan.
Ia menilai, informasi yang cepat dan mudah diakses menjadi kebutuhan penting ketika gangguan listrik terjadi berulang kali dalam rentang waktu berdekatan. Tanpa pemberitahuan yang memadai, masyarakat kesulitan memperkirakan kapan listrik kembali normal dan menyesuaikan aktivitas mereka.
Bagi pelaku usaha kecil, ketidakpastian tersebut bukan sekadar persoalan kenyamanan. Pemadaman berjam-jam berpotensi menghambat operasional hingga menimbulkan kerugian, terutama bagi usaha yang bergantung pada peralatan listrik.
Sementara itu, dalam pemberitahuan yang diunggah melalui Instagram Story, PT PLN (Persero) UP3 Ternate melalui ULP Ternate Selatan menyebut pemadaman di sebagian wilayah Kota Ternate, disebabkan gangguan peralatan suplai di Gardu Induk Kastela.
PLN menyatakan tim teknis bersama pihak terkait sedang melakukan penanganan dan pemulihan sistem kelistrikan, agar pasokan listrik kembali normal secara bertahap.
PLN juga mengimbau pelanggan tetap tenang, tidak mendekati jaringan listrik yang mengalami gangguan, serta segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan.
Pihak PLN turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Namun, di tengah pemadaman yang berlangsung berjam-jam, kecepatan penyampaian informasi menjadi hal yang tak kalah penting. Masyarakat tidak hanya membutuhkan pemulihan pasokan listrik, tetapi juga kepastian mengenai penyebab gangguan, wilayah terdampak, dan perkiraan waktu penormalan.
Hingga pemberitahuan tersebut disampaikan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab teknis gangguan peralatan di Gardu Induk Kastela, maupun estimasi awal pemulihan yang dapat dijadikan pegangan masyarakat sejak pemadaman terjadi. (*)






