Sultan Tidore Lantik Pengurus IKT Morotai, Fahmi Abukasim Siap Bersinergi dengan Pemda
Narasitimur – Sultan Tidore Husain Alting Sjah melantik dan mengukuhkan M. Fahmi Abukasim sebagai Ketua Ikatan Keluarga Tidore (IKT) Kabupaten Pulau Morotai periode 2026–2030 bersama seluruh jajaran pengurus.
Kepengurusan baru ini berkomitmen memperkuat persatuan keluarga Tidore, sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah daerah.
Pelantikan yang dilakukan langsung Sultan Tidore selaku Ketua Dewan Pembina IKT Provinsi Maluku Utara itu berlangsung di Gedung Islamic Center, Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (7/11/2026) malam.
Mengusung tema “Membangun Semangat Baru yang Solid dan Kekeluargaan Guna Memperkokoh Kesatuan IKT Morotai”, pelantikan tersebut menjadi momentum bagi pengurus baru untuk memperkuat peran organisasi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Ketua IKT Pulau Morotai, M. Fahmi Abukasim, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan amanah besar sekaligus tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan dan mempererat persaudaraan keluarga Tidore di Morotai.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan atau kedudukan, tetapi tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta membawa IKT menjadi organisasi yang semakin aktif dan bermanfaat bagi keluarga,” ujarnya.
Fahmi menegaskan, IKT harus menjadi wadah pemersatu yang mampu membangun hubungan kekeluargaan, saling membantu, dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat Morotai.
Ia menyebut, keluarga besar Tidore di Morotai memiliki ikatan sejarah, adat, budaya, dan persaudaraan yang perlu terus dijaga. Nilai gotong royong, saling menghormati, serta kepedulian terhadap sesama menjadi landasan dalam menjalankan organisasi.
Dalam kepemimpinannya, Fahmi menyiapkan sejumlah komitmen, mulai dari memperkuat silaturahmi dan komunikasi antaranggota, melanjutkan kegiatan keagamaan serta bakti sosial, hingga melestarikan adat dan budaya Tidore.
IKT juga akan memberikan perhatian terhadap generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi berpendidikan, berakhlak baik, serta mampu berkontribusi bagi organisasi dan daerah.
Lebih dari sekadar organisasi kekeluargaan, Fahmi berharap IKT dapat mengambil bagian dalam mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai.
Menurutnya, IKT memiliki potensi menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan Morotai yang maju, harmonis, aman, dan sejahtera.
“IKT bukan hanya wadah pemersatu keluarga Tidore, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah. Keluarga Tidore harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan menjadi bagian dari solusi dalam mendukung pembangunan Morotai,” tegasnya.
Fahmi turut mengingatkan seluruh pengurus agar mengedepankan kepentingan organisasi, terbuka terhadap masukan, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Ia menekankan, keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh ketua semata, melainkan melalui kerja sama dan partisipasi seluruh pengurus serta anggota.
Pada kesempatan itu, Fahmi juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas kontribusi dalam membangun dan menjaga keberlangsungan IKT Pulau Morotai.
Ia berharap kepengurusan periode 2026–2030 dapat melanjutkan fondasi yang telah dibangun sekaligus menghadirkan semangat baru bagi organisasi. (*)






