NarasiTimur
Beranda Publik Gerakan Cinta Damai, Bupati James Uang Tekankan Pentingnya Persatuan di Halbar

Gerakan Cinta Damai, Bupati James Uang Tekankan Pentingnya Persatuan di Halbar

Gerakan cinta damai di Halbar (Istimewa)

Narasitimur – Bupati Halmahera Barat, James Uang, menyerukan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan merawat harmoni sosial. Hal itu disampaikan dalam momentum gerakan cinta damai dan halalbihalal yang digelar di lapangan Sasadu, Desa Acango, Kecamatan Jailolo, pada Jumat (10/4/2026).

James menegaskan bahwa keberagaman masyarakat Halmahera Barat harus menjadi kekuatan pemersatu, bukan sumber perpecahan.

“Perbedaan adalah takdir Tuhan. Ia hadir bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk dipersatukan dalam harmoni,” ujar James di hadapan unsur Forkopimda, DPRD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat.

Ia menjelaskan, gerakan cinta damai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen kolektif untuk memperkuat kehidupan sosial yang damai, inklusif, dan saling menghargai di tengah masyarakat yang majemuk.

Menurutnya, toleransi harus diwujudkan dalam sikap nyata sehari-hari, bukan sekadar slogan.

“Toleransi adalah keberanian untuk menghormati yang berbeda tanpa kehilangan jati diri. Harmoni adalah kerja bersama untuk menempatkan kepentingan bersama di atas ego pribadi,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, James juga mengajak seluruh masyarakat untuk meninggalkan konflik, prasangka, serta luka sosial yang mungkin pernah terjadi, dan menjadikan momentum halal bihalal sebagai ruang rekonsiliasi.

“Hari ini kita memilih untuk memaafkan, memilih untuk melupakan, dan memilih kembali menjadi saudara,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan daerah hanya dapat berjalan optimal jika stabilitas sosial dan persatuan masyarakat tetap terjaga.

Menurutnya, masa depan Halmahera Barat tidak ditentukan oleh kekuatan individu maupun kelompok, melainkan oleh kekuatan persatuan masyarakat.
“Masa depan Halmahera Barat tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat, tetapi oleh seberapa kuat kita bersatu,” tegasnya.

Secara khusus, James menitipkan pesan kepada generasi muda agar menjadi pelopor perdamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah.

Ia mendorong kaum muda untuk tampil sebagai generasi yang membangun, merangkul, dan menjaga stabilitas sosial di daerah.

“Jadilah generasi yang membawa damai, bukan yang mudah terprovokasi. Jadilah generasi yang membangun, bukan yang meruntuhkan,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, politisi Partai Demokrat itu juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, apabila selama masa kepemimpinannya terdapat kebijakan, ucapan, maupun tindakan yang belum memenuhi harapan publik.

“Seluruh elemen masyarakat, mari bersama-sama menjaga perdamaian dan mempererat persaudaraan demi mewujudkan Halmahera Barat yang lebih maju, aman, dan harmonis,” pungkasnya. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan