NarasiTimur
Beranda Publik PAD 2025 Tak Capai Target, Pemkot Ternate Tetap Optimis di 2026

PAD 2025 Tak Capai Target, Pemkot Ternate Tetap Optimis di 2026

Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar (Narasitimur)

Narasitimur – Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, menyatakan optimistis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate pada tahun 2026 akan terus meningkat, meskipun realisasi PAD tahun 2025 belum sepenuhnya mencapai target yang ditetapkan.

Nasri menjelaskan, realisasi PAD Kota Ternate menunjukkan tren kenaikan dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, PAD tercatat sebesar Rp106 miliar, kemudian meningkat menjadi Rp129 miliar lebih pada 2025. Kenaikan tersebut mencapai hampir Rp24 miliar.

“Walaupun target 2025 sebesar Rp152 miliar tidak tercapai, tapi ada peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini jadi modal optimisme kita untuk 2026,” kata Nasri saat diwawancarai, Senin (26/1/2026).

Ia menargetkan PAD tahun 2026 bisa menembus angka di atas Rp140 miliar hingga Rp150 miliar, dengan catatan seluruh pihak bekerja lebih keras dan saling berkolaborasi.

Menurut Nasri, peningkatan PAD tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan peran aktif wajib pajak, wajib retribusi, serta inovasi dari organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola PAD.

“OPD pengelola PAD harus punya inovasi, supaya potensi yang belum tergarap bisa dimaksimalkan. Kuncinya ada pada pendataan dan pemutakhiran data potensi,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara potensi, Kota Ternate seharusnya mampu mencapai PAD hingga Rp150 miliar, bahkan Rp200 miliar, jika seluruh potensi pendapatan dapat dikelola secara optimal.

Namun demikian, Nasri juga mencatat masih ada OPD yang capaian PAD-nya tergolong lemah, salah satunya Dinas Perhubungan, khususnya pada sektor parkir tepi jalan.

“Bukan hanya OPD yang belum capai target yang dipacu, tapi yang sudah capai target pun harus dinaikkan lagi. Target harus disesuaikan dengan data potensi riil,” tegasnya.

Terkait pembaruan data potensi PAD, Nasri mengakui hingga saat ini belum berjalan karena keterbatasan anggaran. Ia berharap pendataan potensi bisa kembali dilakukan pada 2026, agar penetapan target PAD ke depan benar-benar berbasis data yang akurat. (*)

Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan