Pemda dan DPRD Morotai Gelar Paripurna HUT ke-17, Soroti Tantangan Anggaran
Narasitimur – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai bersama DPRD Kabupaten Pulau Morotai menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Pulau Morotai.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung DPRD, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Senin (30/3/2026), tersebut menjadi momentum refleksi di tengah tantangan efisiensi anggaran nasional.
Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, dalam sambutannya menjelaskan bahwa peringatan HUT yang jatuh pada 20 Maret 2026 baru dapat dilaksanakan karena bertepatan dengan masa libur dan perayaan Idul Fitri.
“Peringatan HUT ke-17 ini terasa semakin spesial karena kita merayakannya dalam suasana penuh berkah Idul Fitri 1447 Hijriah. Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah daerah, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rio juga menyoroti kondisi fiskal daerah di tengah kebijakan pemangkasan dana transfer ke daerah yang mencapai sekitar Rp145 miliar.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap masyarakat tetap menjadi prioritas, khususnya bagi kelompok rentan.
“Jika tahun-tahun sebelumnya hanya menyasar 800 orang, pada tahun 2026 ini bantuan untuk janda, lansia, dan penyandang disabilitas meningkat menjadi lebih dari 3.000 penerima,” katanya.
Selain bantuan sosial, Pemda Morotai tetap menjalankan sejumlah program lain seperti beasiswa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan rumah ibadah, serta penguatan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur jalan tani dan pengembangan kampung nelayan.
Di tengah keterbatasan anggaran, Pemda juga berkomitmen mendukung program strategis nasional, di antaranya Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rio menegaskan bahwa peringatan HUT ke-17 ini menjadi ruang evaluasi bersama antara pemerintah dan DPRD dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Visi-misi daerah harus menjadi kompas, bukan sekadar dokumen. Kemajuan Morotai adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (*)






