Peringatan Tsunami di Malut Berakhir, 68 Gempa Susulan Tercatat
Narasitimur – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami pascagempa magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Hermizal, menyampaikan status peringatan tsunami berakhir pada pukul 11.57 WIT.
“Dari rangkaian gempa yang ada, BMKG menyatakan peringatan tsunami telah berakhir. Masyarakat yang ingin kembali ke tempat tinggalnya sudah diperbolehkan, namun tetap memperhatikan kondisi fisik bangunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, di sejumlah lokasi dilaporkan terdapat kerusakan bangunan akibat gempa.
Meski demikian, aktivitas gempa susulan masih terus terjadi. Hingga saat ini, BMKG mencatat sebanyak 68 kali gempa susulan.
“Gempa susulan masih berlanjut, oleh karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati,” katanya.
BMKG juga menegaskan pihaknya masih terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan gempa susulan guna memastikan kondisi tetap aman bagi masyarakat. (*)






