Nobar Piala Dunia Dongkrak Pendapatan Pedagang di Taman Film Benteng Oranje
Narasitimur — Gelaran nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di Taman Film Benteng Oranje, Kota Ternate, membawa berkah bagi para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi. Tingginya jumlah penonton, terutama saat tim-tim besar bertanding, membuat omzet pedagang meningkat signifikan.
Salah satu pedagang, Masita, mengaku pendapatan jualannya sangat bergantung pada banyaknya penonton yang hadir. Menurutnya, pertandingan yang melibatkan tim besar seperti Brasil dan Argentina selalu menarik ribuan pendukung sehingga berdampak langsung pada penjualan.
“Jualan paling laku ketika Brasil dan Argentina main, terutama Brasil. Tadi saat Brasil main, pendapatan saya hampir Rp400 ribu, tidak seperti biasanya,” ujar Masita, Selasa (30/6/2026).
Ia mengatakan, terdapat perbedaan yang cukup jauh antara pendapatan sebelum dan selama berlangsungnya Piala Dunia.
“Sebelum Piala Dunia, jualan tidak terlalu laku. Tapi saat Piala Dunia, dagangan terus terjual dan pendapatan bertambah. Apalagi kalau tim seperti Brasil yang main, pasti lebih ramai,” katanya.
Hal serupa disampaikan Nia, pedagang lainnya di kawasan Taman Film Benteng Oranje. Ia mengaku selama perhelatan Piala Dunia, pendapatan harian pedagang meningkat dibanding hari-hari biasa.
“Walaupun kami hanya jual air minum, kue, es, dan lainnya, dalam sehari bisa dapat Rp200 ribu, itu pun paling kecil. Bahkan ada yang sampai Rp400 ribu per hari, apalagi kalau tim besar seperti Brasil dan Argentina yang bertanding,” ungkap Nia.
Menurutnya, pada hari biasa pendapatan pedagang terkadang hanya mencapai sekitar Rp50 ribu per hari. Namun selama Piala Dunia berlangsung, omzet penjualan rata-rata tidak pernah di bawah Rp200 ribu per hari.
Tak hanya pedagang makanan ringan dan minuman, pedagang pentol juga merasakan peningkatan pendapatan yang cukup besar. Salah seorang pedagang pentol mengaku mampu meraup omzet antara Rp600 ribu hingga Rp800 ribu dalam sehari saat nobar pertandingan tim-tim favorit berlangsung.
Ramainya penonton yang memadati lokasi nobar setiap hari menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil di sekitar Taman Film Benteng Oranje. Kehadiran ribuan suporter tidak hanya menciptakan suasana meriah, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat. (*)





