Dari Camat ke JPT, Pengalaman Lima Tahun di PTSP Jadi Kartu As Sunarto Taher
Narasitimur – Bursa seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kota Ternate mulai memanas. Dari 12 jabatan yang dilelang, kursi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi salah satu posisi yang diprediksi bakal berlangsung ketat.
Di tengah mulai menghangatnya persaingan, nama Camat Ternate Utara, Sunarto Taher, mulai mencuri perhatian. Informasi yang dihimpun narasitimur.id menyebutkan, Sunarto telah mengambil formulir pendaftaran seleksi terbuka dan dikabarkan membidik jabatan Kepala DPMPTSP.
Langkah Sunarto dinilai bukan tanpa alasan. Jauh sebelum dipercaya memimpin Kecamatan Ternate Utara, ia pernah mengabdikan diri di DPMPTSP Kota Ternate sebagai Kepala Bidang Pengaduan selama kurang lebih lima tahun. Pengalaman tersebut membuatnya memahami secara langsung sistem pelayanan perizinan, penanganan pengaduan masyarakat, hingga mekanisme kerja di instansi yang kini menjadi salah satu jabatan strategis yang diperebutkan.
Tak hanya memiliki pengalaman teknis di DPMPTSP, perjalanan karier Sunarto di birokrasi juga terbilang lengkap. Ia pernah dipercaya sebagai lurah selama lima tahun, kemudian menjabat Sekretaris Kecamatan selama dua tahun sebelum akhirnya dilantik sebagai Camat Ternate Utara. Rekam jejak itu membuatnya memahami karakter pelayanan publik mulai dari level kelurahan, kecamatan hingga organisasi perangkat daerah.
Sumber narasitimur.id menyebutkan, pengalaman yang dimiliki Sunarto menjadi salah satu modal utama untuk bersaing dalam seleksi terbuka JPT tahun ini. Bahkan, sejumlah kalangan birokrasi menilai rekam jejaknya di DPMPTSP menjadi nilai tambah karena tidak banyak peserta yang memiliki pengalaman langsung mengelola pelayanan dan pengaduan masyarakat di instansi tersebut.
“Beliau bukan orang baru di PTSP. Pernah cukup lama bertugas di sana sehingga tentu sudah memahami ritme kerja, pelayanan hingga tantangan yang dihadapi OPD tersebut,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.
Menurut sumber tersebut, jika dipercaya memimpin DPMPTSP, Sunarto tidak akan membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi karena pernah menjadi bagian dari organisasi tersebut. Pengalaman memimpin wilayah sebagai camat juga dinilai menjadi bekal dalam membangun koordinasi lintas sektor, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan investasi di Kota Ternate.
Meski demikian, persaingan menuju kursi Kepala DPMPTSP dipastikan tidak mudah. Seluruh peserta wajib mengikuti setiap tahapan seleksi yang dilaksanakan Panitia Seleksi (Pansel), mulai dari seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, asesmen kompetensi, penulisan makalah hingga wawancara.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Ternate membuka seleksi terbuka untuk 12 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, yakni Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Hingga Rabu (15/7/2026), puluhan aparatur sipil negara (ASN) dari internal maupun luar Pemerintah Kota Ternate telah mengambil formulir pendaftaran. Dari jumlah tersebut, baru sebagian yang telah resmi mengembalikan berkas pendaftaran. Tahapan pendaftaran akan ditutup pada 20 Juli 2026, sementara hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 22 Juli 2026.
Dengan rekam jejak yang dimiliki, Sunarto kini menjadi salah satu nama yang mulai diperhitungkan dalam perebutan kursi Kepala DPMPTSP. Namun, hasil akhir tetap akan ditentukan melalui seluruh tahapan seleksi yang sedang berlangsung. (*)





