Pelni Ternate Evaluasi Pelayanan Loket Usai Keterlambatan Penjualan Tiket
Narasitimur — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Ternate memastikan akan melakukan evaluasi terhadap pelayanan loket penjualan tiket di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate setelah terjadi keterlambatan operasional pada Selasa (7/7/2026).
Kepala Cabang Pelni Ternate, M. Lutfi Israr Sutan, mengatakan keterlambatan terjadi karena petugas masih menunggu tambahan kuota (seat) dari kantor pusat. Saat itu, kuota reguler telah habis sehingga penjualan tiket belum bisa dilakukan sebelum dispensasi tambahan diterbitkan.
“Memang kita buka loket itu jam 08.30. Cuma kemarin agak terlambat karena menunggu tambahan seat. Seat reguler sudah habis, sementara dispensasi tambahan dari pusat belum diberikan karena masih dilakukan pengecekan penjualan dari Bitung,” kata Lutfi.
Ia mengakui pelayanan kepada calon penumpang belum maksimal karena petugas tidak menyampaikan informasi mengenai penyebab keterlambatan. Menurutnya, hal tersebut telah menjadi bahan evaluasi internal.
“Petugas loket tidak menyampaikan kepada penumpang bahwa kami masih menunggu tambahan seat. Itu yang menjadi kesalahan dan sudah saya tegur agar tidak terulang lagi,” ujarnya.
Lutfi menjelaskan jadwal operasional loket tetap dimulai pukul 08.30 WIT. Sementara tambahan kuota non-seat merupakan kebijakan yang biasa diberikan saat musim libur ketika kuota reguler telah habis dan harus mendapat persetujuan dari kantor pusat.
Selain melakukan evaluasi, Pelni mengimbau masyarakat membeli tiket melalui aplikasi Pelni Mobile maupun kanal resmi Pelni untuk menghindari antrean di loket. Masyarakat juga diminta tidak membeli tiket melalui calo dan segera melaporkan apabila menemukan dugaan praktik percaloan agar dapat ditindaklanjuti. (*)





