128 Warga Tidore Terima Bantuan ATENSI Kemensos, Ada Paket Nutrisi hingga Modal Usaha
Narasitimur – Sebanyak 128 warga Kota Tidore Kepulauan menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial RI melalui Sentra Wasana Bahagia Ternate, bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Tidore Kepulauan, Rudy Ipaenin, di Aula Handayani, Sabtu (26/9/2026).
Bantuan ATENSI menyasar empat kelompok penerima manfaat, yakni anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan.
Kepala Sentra Wasana Bahagia Ternate, Osep Mulyani, mengatakan penyaluran bantuan di Kota Tidore menunjukkan tren peningkatan dibandingkan sebelumnya.
“Untuk saat ini ada sekitar 128 penerima manfaat dengan jenis bantuan yang berbeda-beda,” kata Osep.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 102 penerima mendapatkan paket nutrisi, sementara 26 penerima memperoleh bantuan kewirausahaan. Selain itu, terdapat bantuan dua unit kursi roda bagi penerima yang membutuhkan.
Menurut Osep, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program ATENSI yang telah tiga kali dilakukan sepanjang 2026 di wilayah Maluku Utara.
Penyaluran pertama dilakukan di Desa Tayawi untuk masyarakat Suku Togutil, kemudian di Pulau Maitara, dan kali ini di wilayah Pulau Tidore.
Ia berharap bantuan ATENSI yang berbasis keluarga tidak berhenti pada pemberian bantuan semata, tetapi dapat memperkuat fungsi sosial keluarga penerima manfaat.
“ATENSI merupakan program rehabilitasi sosial yang berbasis pelayanan, baik di keluarga, komunitas maupun residensial yang ada di Sentra Wasana Bahagia,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan, Rudy Ipaenin mengapresiasi dukungan Kementerian Sosial, melalui Sentra Wasana Bahagia Ternate terhadap masyarakat Kota Tidore.
Menurut Rudy, program ATENSI menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Program ATENSI merupakan wujud kehadiran negara melalui pelayanan yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif,” katanya.
Rudy berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima, baik untuk memenuhi kebutuhan hidup, meningkatkan kemandirian maupun mendukung kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
Ia juga meminta Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan memastikan bantuan yang disalurkan dapat memberikan dampak nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat. (*)






