NarasiTimur
Beranda Publik Jalan Tani di RT 02 Kulaba Rusak Parah, Warga Tagih Janji Wali Kota Ternate

Jalan Tani di RT 02 Kulaba Rusak Parah, Warga Tagih Janji Wali Kota Ternate

Kondisi jalan rusak di Kelurahan Kulaba, RT 02 (Narasitimur)

Narasitimur – Warga RT 02 Kelurahan Kulaba, Kecamatan Ternate Barat, Maluku Utara, kembali menyuarakan keluh kesah mereka soal jalan tani yang tak kunjung diperbaiki.

Padahal perbaikan jalan sepanjang 1 kilometer itu, pernah dijanjikan Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman saat menghadiri Festival Kampung Durian pada tahun 2022 lalu, namun hingga dirinya menjabat wali kota dua periode, janji itu tak kunjung ditepati.

Pantauan narasitimur.id, pada Jumat (16/1/2026), banyak kerikil dan berlubang pada permukaan jalan. Kondisi tersebut tentu membahayakan warga setempat yang menggunakan sepeda motor, jika ingin mengangkut hasil kebun mereka.

“Saya tinggal di sini, jadi tahu betul sengsaranya lewat jalan ini. Sudah beberapa orang jatuh, apalagi di jalan yang bercabang itu, harus ekstra hati-hati,” kata salah satu warga RT 02, yang biasa disapa Jul.

Kata Jul, warga Kulaba khususnya RT 02 sebelumnya menaruh harapan besar kepada wali kota Tauhid, agar akses ke kebun bisa diperbaiki seperti yang telah dijanjikan sebelumnya.

“Pak Wali sempat bilang akan diperbaiki, torang (kami) sudah enam kali sampaikan ke pemerintah, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda,” imbuhnya.

Selain sebagai akses pemukiman, jalan ini juga menjadi jalur utama warga menuju kebun. Mayoritas warga Kulaba menggantungkan hidup mereka di kebun dengan hasil seperti cengkeh, pala, kelapa, durian, dan sayur-mayur.

Hal serupa juga disampaikan oleh warga lainnya. Mereka hanya ingin Wali Kota Ternate menepati janjinya.

“Jalan ke kebun cuma satu ini. Kalau rusak begini, harusnya jadi perhatian bersama,” tambah Rahman yang juga warga di Kelurahan Kulaba.

Terpisah, Lurah Kulaba, Said Usman, membenarkan kerusakan jalan tani di RT 02. Ia bilang, perbaikannya telah diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025, hanya saja belum ada realisasi.

“Sudah masuk Musrenbang 2025. Jalan itu sekitar satu kilometer per ruas. Selain itu, ada juga jalan di RT 9 yang rusak parah,” terang Said.

Secara administrasi, kata dia, usulan telah diajukan namun realisasi bergantung pada kebijakan OPD teknis dan kondisi keuangan daerah. (*)

Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan