Insiden KM Intim Teratai, 4 Korban Alami Patah Tulang hingga Pendarahan
Narasitimur – Empat penumpang KM Intim Teratai dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden kandasnya kapal tersebut di perairan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa (17/2/2026).
Personel gabungan dari Direktorat Polairud Polda Maluku Utara bersama awak Kapal Polisi KP Kiebesi XXX-2016 melakukan evakuasi terhadap para korban dari lokasi kejadian menuju Ternate.
Insiden terjadi saat kapal berlayar dari wilayah selatan Maluku Utara menuju Ternate. Berdasarkan informasi awal, kapal diduga kandas di perairan dangkal sehingga memicu kepanikan di antara penumpang.
Sesuai manifes, jumlah penumpang KM Intim Teratai tercatat sebanyak 149 orang. Hingga kini, tim masih melakukan pendataan untuk memastikan seluruh penumpang telah dievakuasi.
Data sementara mencatat empat korban mengalami luka-luka, yakni Harita (33), warga Bacan Sawadai tujuan Ternate, yang mengalami patah tulang tangan kiri. Ayu Maniku (26), asal Bitung tujuan Ternate, mengalami keseleo pada kaki.
Sementara itu, Rindu Mohune (26), juga asal Bitung tujuan Ternate, dilaporkan mengalami pendarahan dalam kondisi hamil. Korban lainnya, Mardia Pasaliha (75), lansia asal Munte tujuan Manado, turut menjadi korban dalam insiden tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan proses evakuasi oleh tim SAR gabungan dimulai sekitar pukul 13.30 WIT dan berlangsung selama beberapa jam.
“Rata-rata korban panik sehingga ada yang melompat dari kapal. Saat itu posisi kapal kandas di pinggir, sehingga beberapa korban mengalami benturan,” ujarnya.
Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis setibanya di Ternate. Aparat terkait masih melakukan pemantauan kondisi korban serta menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut. (*)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








