Longboat Terbalik, Pria di Loloda Tenggelam, Tim SAR Gabungan Diturunkan
Narasitimur – Seorang warga Desa Kahatola, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, dilaporkan tenggelam setelah perahu longboat yang dikemudikannya kemasukan air dan terbalik di perairan menuju Pulau Tofu-Tofu.
Korban diketahui bernama Musrin Salasa (45), seorang petani asal Desa Kahatola. Hingga Selasa (7/7/2026), korban masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate dari Kapolsek Loloda. Berdasarkan laporan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/7/2026).
Kronologinya, korban bersama seorang rekannya berangkat menuju Pulau Wadui untuk menebang pohon. Setelah tiba di lokasi, korban menurunkan rekannya di Pulau Wadui dan melanjutkan perjalanan seorang diri menuju Pulau Tofu-Tofu.
Namun sebelum tiba di tujuan, longboat yang digunakan korban diduga kemasukan air hingga akhirnya terbalik di tengah perairan.
Warga bersama keluarga korban sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan keluarga ke Polsek Loloda dan diteruskan ke Basarnas Ternate untuk meminta bantuan pencarian.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Ternate, Ferdinando Jofandri, mengatakan setelah menerima laporan pihaknya langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk pelaksanaan operasi pencarian.
“Pada Selasa pagi sekitar pukul 06.30 WIT, Tim Rescue Kansar Ternate diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan rescue car dengan membawa perahu karet dan peralatan SAR laut untuk melakukan pencarian korban,” ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Ternate, Polsek Loloda, keluarga korban, dan masyarakat Desa Kahatola.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan di sekitar lokasi kejadian. (*)





