Wamen Koperasi Tinjau Perkembangan Kopdes Merah Putih di Ternate, Soroti Kesiapan Operasional
Narasitimur – Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah, melakukan kunjungan kerja ke Kota Ternate dan bertemu dengan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, Kamis (16/7/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, termasuk kesiapan operasionalnya di Kota Ternate.
Farida mengatakan, pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pengembangan Kopdes Merah Putih sesuai arahan Presiden saat peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas).
Ia menyampaikan, Presiden telah memerintahkan agar Kopdes Merah Putih menjadi penyalur atau distributor berbagai barang subsidi pemerintah, seperti beras SPHP, Minyakita, dan LPG bersubsidi.
“Seluruh distribusi nantinya akan dikoordinasikan melalui koperasi. Ini menjadi modal besar bagi Kopdes Merah Putih untuk mengembangkan usahanya,” ujar Farida.
Menurutnya, secara nasional pembangunan Kopdes Merah Putih terus menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini sekitar 16 ribu koperasi telah rampung 100 persen dan ditargetkan sebanyak 30 ribu koperasi akan diresmikan operasionalnya pada Agustus 2026.
Di Kota Ternate sendiri terdapat sekitar 10 Kopdes Merah Putih yang sedang dibangun, dengan dua di antaranya telah selesai 100 persen.
Farida menegaskan, dukungan kepala daerah sangat dibutuhkan agar operasional koperasi dapat berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Tujuan Kopdes bukan hanya menyediakan kebutuhan masyarakat, tetapi juga menghadirkan harga yang lebih terjangkau. Karena itu kami turun langsung melihat kondisi di lapangan sekaligus mengetahui jika ada kendala,” katanya.
Sementara itu, di Provinsi Maluku Utara terdapat 1.185 Kopdes Merah Putih yang sedang dikembangkan, dengan 124 unit dalam tahap pembangunan yang tersebar di 10 kabupaten/kota.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengatakan kunjungan Wakil Menteri Koperasi menjadi momentum untuk menyampaikan berbagai masukan kepada pemerintah pusat terkait perkembangan koperasi di daerah.
Ia menjelaskan, dari sekitar 10 Kopdes Merah Putih di Kota Ternate, dua unit telah selesai dibangun dan kini tinggal menunggu percepatan operasional agar segera memberikan manfaat kepada masyarakat.
Tauhid juga menyoroti persoalan status aset yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah pusat. Menurutnya, kejelasan status aset akan mendukung pengembangan gerai koperasi di masa mendatang.
“Ada beberapa hal yang menjadi perhatian, terutama terkait aset. Ke depan perlu ada percepatan penyelesaian status aset karena pembangunan gerai tidak hanya berada pada aset pemerintah daerah, tetapi juga aset pemerintah pusat maupun instansi vertikal,” ujarnya. (*)





