NarasiTimur
Beranda Publik Siswi SD dari Berbagai Daerah Adu Cepat Berhitung di Olimpiade Gasing Nasional 2026

Siswi SD dari Berbagai Daerah Adu Cepat Berhitung di Olimpiade Gasing Nasional 2026

Para siswa peserta Olimpiade Gasing Nasional (OGN) 2026 (Nita/NT)

Narasitimur – Puluhan siswa sekolah dasar (SD), termasuk para siswi dari berbagai daerah di Indonesia, berkumpul di Ternate, Maluku Utara, untuk menguji kemampuan numerasi mereka dalam Olimpiade Gasing Nasional (OGN) 2026.

Kompetisi yang digelar Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah bersama Yayasan Teknologi Indonesia Jaya itu berlangsung pada 5–8 Oktober 2026 di Hotel Bela, Ternate.

Para peserta tidak hanya dituntut mampu menghitung dengan cepat, tetapi juga mengasah ketepatan, logika, kreativitas hingga kemampuan menyelesaikan persoalan matematika melalui lima pos perlombaan.

Bagi para siswi yang datang dari daerah masing-masing, OGN menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa kemampuan matematika bukan hanya milik anak-anak dari kota besar.

Pada Pos 1, peserta diuji melalui kompetisi berhitung digital secara individu maupun kelompok. Tantangan berlanjut dengan kreasi media pembelajaran dan soal cerita, permainan numerasi interaktif, hingga pertunjukan yang menggabungkan metode Gasing dengan budaya lokal.

Puncak kompetisi berlangsung melalui tantangan mencongak cepat dan tepat yang menguji kemampuan berhitung sekaligus strategi peserta.

Pendiri Yayasan Teknologi Indonesia Jaya, Prof. Yohanes Surya, mengatakan OGN dibangun dari keyakinan bahwa setiap anak Indonesia memiliki peluang yang sama untuk unggul dalam matematika apabila memperoleh metode pembelajaran yang tepat.

“Tidak ada anak bodoh. Yang ada itu hanya anak yang belum dapat kesempatan belajar dari guru yang baik dan metode yang tepat,” ujar Yohanes.

Menurut dia, perkembangan kemampuan anak-anak dari berbagai daerah, termasuk Indonesia Timur, menunjukkan hasil signifikan setelah mengikuti pembelajaran metode Gasing.

Ia menyebut hasil pre-test dan post-test peserta pelatihan bahkan dapat meningkat hingga 10 kali lipat.

OGN 2026 sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk membangun kepercayaan diri, bertemu teman dari daerah lain, serta merasakan pengalaman berkompetisi di tingkat nasional.

Yohanes berpesan agar para peserta tidak menjadikan medali sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

“Yang paling penting bukan medali yang kalian bawa pulang, tapi teman baru, pengalaman baru, dan rasa percaya diri bahwa kalian bisa,” katanya. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan