NarasiTimur
Beranda Publik Proyek Perpipaan Air Bersih Senilai Rp2,2 Miliar di Morotai Dipastikan Tertunda, Kadis PUPR Malah Tak Tahu Siapa Pihak Ketiga

Proyek Perpipaan Air Bersih Senilai Rp2,2 Miliar di Morotai Dipastikan Tertunda, Kadis PUPR Malah Tak Tahu Siapa Pihak Ketiga

Lokasi perpipaan di Dusun Muhajirin, Morotai (narasitimur)

Narasitimur – Proyek perpipaan atau jaringam distribusi air bersih bagi masyarakat di Dusun Muhajirin Baru, Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara, dipastikan tertunda. Padahal proyek tersebut harus selesai di akhir 2025 ini.

Salah satu warga setempat mengungkapkan, pekerjaan baru dimulai sebulan lalu.

“Mereka mulai kerja itu bulan sebelas, sampai sekarang baru dia punya lubang yang ada, tapi pipanya tidak ada. Dorang (pihak kontraktor) gali lubang juga belum selesai sampai sekarang. Saya punya tetangga rumah tanya-tanya kenapa kong paling lama dong kerja ini. Ini tong (kami) lihat mereka gali lubang ini hanya 30 centimeter,” ungkapnya.

Selain progres pekerjaan yang tak kunjung selesai, pihak penyedia juga tidak memasang papan proyek.

Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Pulau Morotai, Fahmi Usman saat dikonfirmasi pada Senin (22/12/2025) membenarkan proyek yang melekat pada dinasnya itu.

Sistem penyediaam air bersih ini menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) 2025 dengan nominal Rp2,2 miliar. Anehnya, ia sendiri mengaku tidak mengetahui secara jelas pihak yang mengerjakan proyek tersebut.

“Iya, tidak tahu mereka punya nama itu siapa dia. Pakai DAU sekitar Rp2,2 miliar,” ucapnya.

Kata Fahmi, pipa tersebut masih dalam proses pengiriman dari Surabaya menuju Morotai, sehingga memakan waktu yang cukup lama.

“Pipanya dalam perjalanan. Pengirimannya via Surabaya melalui kontener. Jadi harus tunggu jadwal karena dia beda seperti kapal biasa. Jadi ada dalam perjalanan karena dia kapalnya dari Surabaya langsung Morotai. Selasa atau Rabu pipanya mungkin sudah tiba di Morotai,” akunya.

Sementara itu, dalam sisa waktu di Desember ini, pihak ketiga tengah melakukan penggalian tanah mengunakan ekskavator sembari menunggu pipa tiba.

“Untuk pihak ketiga mereka akan melakukan penggalian pakai ekskavator sudah tidak lagi pakai tengah,” pungkasnya. (*)

Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan