Gubernur Malut Resmikan Kolam Renang TNI AL Ternate, Rencananya Akan Dibuka untuk Umum
Narasitimur – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda meresmikan kolam renang militer Tirta Jala Kie Raha milik Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Ternate, pada Sabtu (14/2/2026).
“Ini adalah investasi pada kualitas sumber daya manusia TNI AL. Kolam renang adalah ruang pembinaan fisik, mental, dan disiplin. Di sinilah ketahanan tubuh ditempa, refleks dilatih, dan kesiapsiagaan diasah,” kata Sherly usai meresmikan kolam renang.
Maluku Utara sebagai provinsi kepulauan, kata Sherly, kemampuan renang dan selam bukan sekadar keterampilan olahraga, tetapi kompetensi dasar maritim. Laut adalah ruang tugas TNI AL, dan penguasaan medan laut dimulai dari penguasaan tubuh di air.
“Saya juga ingin menyampaikan selamat kepada para prajurit yang hari ini menerima Brevet Scuba Diver. Lewat peresmian kolam ini, ke depan menjadi aset untuk keperluan olahraga selam dan lainya,” imbuhnya.
Sherly berharap kolam renang tersebut, tidak hanya menjadi fasilitas internal, tetapi juga menjadi wahana pengenalan dan pengembangan olahraga selam, khususnya selam rekreasi yang tentunya tetap memperhatikan aspek keamanan dan kewenangan TNI AL.
Bagi Pemerintah Provinsi Maluku Utara, memandang sinergi dengan TNI AL bukan hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia maritim. Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga mendukung penuh terhadap penguatan kapasitas jasmani, ketangkasan, dan profesionalitas TNI Angkatan Laut.
“Ketika TNI AL kuat, profesional, dan dekat dengan karakter wilayahnya, maka daerah ini juga menjadi lebih aman, lebih percaya diri, dan lebih maju,” pungkasnya.
“Semoga kolam renang ini memberi manfaat besar, tidak hanya bagi prajurit TNI AL, tetapi juga bagi penguatan budaya maritim Maluku Utara secara keseluruhan,” harapnya.
Terpisah, Komandan Pangkalan TNI-AL Ternate, Kolonel Laut (P), Gurtom Fartianto menambahkan, bahwa kolam renang ini merupakan kolam yang sempat terbengkalai sejak tahun 2018.
“Saya masih ingat betul, saya menghadap ibu gubernur untuk memperkenalkan diri sebagai Danlanal pada 16 Juli 2025, sekaligus melaporkan menyampaikan kondisi kolam yang terbengkalai sejak tahun 2018, dari situ langsung mendapat respons untuk dilakukan perencanaan,” ujar Danlanal.
Kolam renang ini memiliki kedalaman hingga 6 meter dan rencananya akan memfasilitasi kegiatan internal, maupun kegiatan lain di Provinsi Maluku Utara. Meski sudah diresmikan Danlanal mengakui, kolam renang ini masih keterbatasan sejumlah fasilitas mulai dari jalur lintasan, ruang ganti pemisah antara pria dan wanita, serta pagar pembatas sisi bagian luar.
“Dengan diresmikan ini harapan ke depan dapat dukungan dari gubernur untuk menambah fasilitas yang masih kurang,” tukasnya. (*)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







