Kesultanan Ternate Soroti Pentingnya Kemandirian Pangan Daerah
Narasitimur — Jo Hukum Soa Sio Kesultanan Ternate, Gunawan Yusuf Radjim menyoroti pentingnya penguatan kemandirian pangan daerah sebagai langkah menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan wilayah di Maluku Utara.
Menurut Gunawan, ketahanan pangan memiliki peran strategis di tengah dinamika geopolitik dan kondisi ekonomi global yang terus berkembang.
Ia mengatakan, ketersediaan pangan yang cukup dan mudah diakses masyarakat dapat meminimalisir potensi konflik sosial maupun gangguan ketertiban masyarakat.
Karena itu, sektor pertanian dan perkebunan dinilai harus menjadi perhatian utama pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
Selain memastikan akses pangan yang stabil dan terjangkau, diversifikasi pangan juga dinilai perlu terus dikembangkan agar masyarakat tidak bergantung pada satu komoditas tertentu.
“Pola tanam yang beragam penting untuk membangun kemandirian pangan sekaligus mengantisipasi risiko krisis ekonomi akibat sistem monokultur,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Dalam konteks daerah, penerapan sistem agroforestri melalui pengembangan komoditas lokal seperti kelapa, sagu, singkong, cengkeh, dan pala dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Dengan penguatan sektor pangan tersebut, stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah di Ternate maupun Maluku Utara diharapkan dapat terjaga secara berkelanjutan. (*)






