POPDA XII Dongkrak Omzet Pedagang di Waterfront City Morotai
Narasitimur – Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara 2026 di Kabupaten Pulau Morotai membawa dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro di kawasan Waterfront City (WFC) Taman Kota, Desa Daruba, Kecamatan Morotai Selatan. Ramainya atlet, ofisial, dan masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan membuat omzet para pedagang meningkat.
Salah seorang pedagang es dan makanan ringan mengaku baru mulai berjualan saat pembukaan POPDA XII. Meski hanya membuka lapak sekitar tiga jam pada sore hari, seluruh dagangannya habis terjual dengan pendapatan mencapai sekitar Rp500 ribu.
“Alhamdulillah, saya baru mulai berjualan saat pembukaan POPDA. Dalam waktu sekitar tiga jam saja, dagangan saya habis terjual dan saya memperoleh pendapatan sekitar Rp500 ribu,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai terus menghadirkan berbagai kegiatan berskala besar, baik olahraga maupun festival daerah, karena dinilai mampu meningkatkan pendapatan para pedagang.
“Harapan kami, ke depan pemerintah lebih sering mengadakan event seperti ini. Bukan hanya POPDA, tetapi juga festival-festival lainnya. Kegiatan seperti ini mendatangkan banyak orang dan sangat membantu meningkatkan pendapatan kami untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” katanya.
Hal senada disampaikan Alman Tou, pedagang makanan dan minuman di kawasan Taman Kota. Ia mengatakan, jumlah pembeli meningkat sejak POPDA XII dipusatkan di Waterfront City, sehingga pendapatan pedagang ikut terdongkrak.
“Kalau dibandingkan sebelum ada POPDA, sekarang pendapatan kami jauh lebih baik. Ramainya pengunjung memberikan keuntungan bagi para pedagang yang berjualan di sini,” ungkapnya.
Para pedagang berharap agenda olahraga, seni, budaya, dan hiburan terus digelar secara rutin di Pulau Morotai. Selain menjadi sarana promosi daerah, kegiatan tersebut dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan pedagang kecil. (*)





