Lahan Jadi Kendala, Pemkot Ternate Dorong Pengembangan Koperasi Non-Gerai
Narasitimur – Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate mendorong pengembangan koperasi non-gerai di tengah keterbatasan lahan yang masih menjadi kendala dalam pembangunan gerai koperasi di daerah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate, Chairul Saleh Arief, mengatakan keberadaan gerai koperasi memang menjadi harapan masyarakat. Namun, pembangunan fasilitas tersebut membutuhkan lahan yang harus disiapkan terlebih dahulu.
“Kalau menunggu gerai, kita harus menyediakan lahan terlebih dahulu dan itu bisa membuat prosesnya menjadi lebih lama,” ujar Chairul, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, pengembangan koperasi non-gerai menjadi alternatif yang saat ini terus didorong agar pelayanan dan aktivitas koperasi tetap berjalan sambil menunggu pembangunan gerai.
Meski menghadapi kendala lahan, pemerintah tetap melanjutkan pembangunan gerai koperasi yang telah direncanakan. Saat ini terdapat 10 gerai yang sedang dibangun di Kota Ternate.
Dari jumlah tersebut, satu gerai telah selesai dibangun, satu gerai lainnya hampir rampung, sementara delapan gerai masih dalam tahap pengerjaan.
“Target kami tahun ini seluruh 10 gerai bisa terselesaikan,” katanya.
Selain itu, Dinas Koperasi dan UKM juga terus mendorong pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan koperasi di tingkat kelurahan.
Chairul menambahkan, pemerintah daerah juga menindaklanjuti instruksi Presiden yang meminta pemerintah daerah menyiapkan lahan sebagai salah satu opsi untuk mendukung pembangunan gerai koperasi.
“Sekarang ada instruksi agar pemerintah daerah mempersiapkan lahan untuk mendukung pembangunan gerai. Ini menjadi bagian dari upaya pengembangan koperasi ke depan,” pungkasnya.











