NarasiTimur
Beranda Publik ASN Tidore Diminta Jadi Garda Terdepan Dukung Pembatasan Aktivitas Setiap Jumat

ASN Tidore Diminta Jadi Garda Terdepan Dukung Pembatasan Aktivitas Setiap Jumat

Apel pagi gabungan di Tidore (Istimewa)

Narasitimur – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman meminta seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi garda terdepan dalam mendukung, serta mematuhi kebijakan pembatasan aktivitas pemerintahan dan masyarakat setiap hari Jumat.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Laiman saat memimpin Apel Pagi Gabungan, dalam rangka dukungan terhadap program pembatasan aktivitas pemerintahan dan masyarakat di empat kecamatan di Pulau Tidore, yang berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Senin (14/9/2026).

Ahmad Laiman menegaskan, kebijakan pembatasan aktivitas setiap Jumat tidak semata-mata dimaknai sebagai pengurangan aktivitas kerja, untuk memberikan kesempatan masyarakat melaksanakan Salat Jumat.

Menurutnya, terdapat nilai yang lebih besar dalam kebijakan tersebut, yakni membangun karakter masyarakat sekaligus menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat Tidore.

«“Pembatasan ini bukan sekadar pembatasan aktivitas kerja semata untuk menyelenggarakan Salat Jumat. Tetapi, ada inti di situ sebagai sebuah sikap untuk menjadi karakter kita. Sebab, dalam mewujudkan sesuatu itu juga dengan karakter dan pendekatan yang berbeda-beda,” jelasnya.»

Ia mengatakan, ke depan pembatasan aktivitas tersebut diharapkan dapat menjadi identitas tersendiri bagi Kota Tidore Kepulauan. Bahkan, masyarakat dari luar daerah dapat melihat adanya suasana berbeda di Tidore setiap hari Jumat.

“Pada saatnya orang-orang akan menganggap bahwa ada semacam menyepi di Tidore setiap hari Jumat. Itu yang penting untuk diwujudkan,” ujarnya.

Ahmad menilai, kondisi tersebut bukan hanya bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah, tetapi juga bagian dari upaya menghidupkan kearifan lokal yang mendorong masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembatasan aktivitas, tetapi dapat dilanjutkan dengan berbagai bentuk implementasi yang memperkuat karakter dan identitas masyarakat Tidore.

Karena itu, Ahmad Laiman meminta seluruh ASN, termasuk para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, memberikan contoh nyata kepada masyarakat dengan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

“Saya dan Pak Wali Kota menunjukkan dan mengarahkan kepada kita semua menuju jalan sesuai dengan yang diinginkan di dalam regulasi, aturan, dan sikap etika kita sebagai pelayan masyarakat,” katanya.

“Dan kepada ASN, jadilah garda terdepan dalam mendukung pembatasan aktivitas ini,” tegas Ahmad Laiman. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan