Polemik Nurjaya Bergulir, Tiga Pimpinan DPRD Ternate: Jangan Ganggu Kerja Lembaga
Narasitimur – Polemik yang menyeret nama Nurjaya terus bergulir di ruang publik. Menyikapi dinamika tersebut, tiga pimpinan DPRD Kota Ternate menegaskan lembaganya tetap fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat.
Ketua DPRD Kota Ternate Rusdi A. Im bersama Wakil Ketua I Amin Subuh dan Wakil Ketua II Jamian Kolengsusu menyatakan berbagai pemberitaan maupun pernyataan terkait polemik tersebut tidak boleh mengganggu pelaksanaan fungsi DPRD.
“Kami menghormati dinamika yang berkembang di ruang publik. Namun, kami ingin menegaskan bahwa DPRD Kota Ternate tetap fokus bekerja. Tugas kami adalah menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan serta menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegas ketiga pimpinan DPRD.
Mereka menekankan, setiap persoalan yang berkaitan dengan DPRD harus diselesaikan melalui mekanisme kelembagaan, sesuai ketentuan hukum, tata tertib, dan kode etik yang berlaku.
Menurut mereka, dinamika pemberitaan dan perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, polemik tidak seharusnya menggeser perhatian DPRD dari agenda yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
“Kami tidak ingin DPRD terseret ke dalam polemik yang tidak produktif. Energi kami lebih baik digunakan untuk membahas kebutuhan masyarakat, mengawal pembangunan, memperjuangkan pelayanan publik, serta memastikan kebijakan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Ternate,” ujarnya.
Tiga pimpinan DPRD juga meminta masyarakat menilai kinerja lembaga legislatif berdasarkan proses dan hasil kerja yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Mereka menegaskan kritik, perbedaan pendapat maupun dinamika politik tetap memiliki ruang dalam demokrasi, sepanjang disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak mengabaikan hukum serta etika.
“Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana DPRD tetap hadir dan bekerja untuk masyarakat. Kami tetap berada di meja-meja parlemen, membahas persoalan daerah, menerima aspirasi masyarakat, melakukan pengawasan, serta memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat Kota Ternate,” tegas mereka.
Ketiga pimpinan DPRD memastikan aktivitas kelembagaan tetap berjalan di tengah bergulirnya polemik Nurjaya.
“Kami tetap fokus bekerja. Kami tetap menjalankan amanah rakyat. Dan kami akan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Kota Ternate melalui mekanisme kelembagaan yang konstitusional, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi Kota Ternate tetap kondusif, serta memberikan ruang kepada setiap lembaga untuk menjalankan kewenangannya masing-masing. (*)






