NarasiTimur
Beranda Peristiwa Breaking News: Lima Pendaki Luka-luka Terdampak Erupsi Gunung Dukono, SAR Bergerak Evakuasi

Breaking News: Lima Pendaki Luka-luka Terdampak Erupsi Gunung Dukono, SAR Bergerak Evakuasi

Erupsi Gunung Dukono (Istimewa)

Narasitimur – Lima orang pendaki dilaporkan mengalami luka-luka akibat terdampak erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026). Tim SAR gabungan saat ini tengah melakukan operasi evakuasi menuju titik koordinat para korban yang berada di kawasan puncak gunung.

Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Kepala Desa Mamuya, Budiman Djoma, kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate pada pukul 08.55 WIT. Laporan tersebut diperkuat dengan terdeteksinya sinyal darurat SOS dari perangkat Garmin di koordinat 1°42’13.7″N / 127°52’50.2″E, yang menunjukkan adanya pendaki dalam kondisi darurat di area kawah.

Koordinator Pos SAR Tobelo, Rudin, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim setelah menerima dan memverifikasi laporan tersebut. Personel Rescue Pos SAR Tobelo diberangkatkan pada pukul 09.10 WIT menggunakan kendaraan operasional sebelum melanjutkan perjalanan dengan pendakian menuju lokasi terdampak material erupsi.

“Kepala Desa Mamuya melaporkan ada pendaki luka-luka akibat erupsi dan membutuhkan evakuasi. Saat ini ada lima korban dalam proses pencarian, namun identitas mereka belum diketahui,” ujar Rudin.

Lokasi kejadian yang berada di wilayah Desa Mamuya, Kecamatan Galela, membuat proses evakuasi cukup menantang. Tim harus menempuh perjalanan darat sekitar 45 kilometer selama 1,5 jam, kemudian dilanjutkan pendakian sejauh 7 kilometer dengan estimasi waktu sekitar 3 jam menuju titik korban.

Operasi SAR ini melibatkan personel Pos SAR Tobelo, Babinsa Desa Mamuya, Bhabinkamtibmas, BPBD Halmahera Utara, serta masyarakat setempat. Mereka juga membawa peralatan evakuasi, medis darurat, dan perangkat komunikasi satelit untuk mendukung koordinasi di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih berada dalam perjalanan menuju lokasi korban dan diperkirakan tiba sekitar pukul 14.45 WIT. Kondisi cuaca serta aktivitas vulkanik Gunung Dukono terus dipantau untuk memastikan keselamatan tim dan para korban. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan