NarasiTimur
Beranda Ekonomi SPPG di Maluku Utara Dipercepat, Menko Pangan Pastikan MBG Serap Pangan Lokal

SPPG di Maluku Utara Dipercepat, Menko Pangan Pastikan MBG Serap Pangan Lokal

Menko Pangan Zulkifli Hasan saat berikan keterangan pers (Narasitimur)

Narasitimur – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Maluku Utara menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan usai Rapat Koordinasi Daerah Bidang Pangan bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Hotel Bela Ternate, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, pembangunan SPPG di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk Maluku Utara, harus dipercepat dan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan.

“Yang di Maluku, Maluku Utara, NTT, dan Papua harus terus dipercepat pembangunannya karena sangat mendesak. Yang di daerah lain mungkin masih membutuhkan waktu dua sampai tiga bulan, tetapi untuk wilayah 3T harus menjadi prioritas,” kata Zulkifli.

Selain mempercepat pembangunan fasilitas SPPG, pemerintah juga memastikan kebutuhan bahan baku untuk Program Makan Bergizi Gratis akan dipenuhi dari potensi pangan lokal.

Menjawab pertanyaan mengenai peluang komoditas pangan Maluku Utara dipasarkan melalui Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), Zulkifli menegaskan seluruh pasokan untuk SPPG harus berasal dari desa setempat.

“Justru Kopdes itu harus mengutamakan pangan lokal. Kalau sudah ada SPPG, pasokannya harus dari desa itu sendiri, tidak boleh dari tempat lain,” tegasnya.

Menurut Zulkifli, kebijakan tersebut diharapkan mampu menggerakkan ekonomi desa, membuka pasar bagi hasil pertanian, perikanan, dan komoditas lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Ia menambahkan, percepatan pembangunan SPPG tidak hanya bertujuan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat rantai pasok pangan berbasis potensi lokal di Maluku Utara. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan