Desa Bahagia, Cara Unik Paskibraka Ternate Jalani Karantina
Narasitimur – Sebanyak 65 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Ternate menjalani karantina “Desa Bahagia” di Hotel Boulevard, Jumat (8/8/2025). Sebelum memasuki masa karantina, Pemkot Ternate melalui Badan Kesbangpol memberikan arahan kepada peserta.
Koordinator pelatih, Bripka Amri Yanto Nuhuyanan, menjelaskan konsep “Desa Bahagia” memiliki makna filosofis, di mana peserta diharapkan dapat mengikuti karantina dengan rasa senang.
“Sebelum masuk ada proses tantingan. Di dalam nanti ada pemilihan lurah dan lurih, masing-masing satu untuk putra dan putri. Satu kamar diisi tiga orang dengan satu RT,” ujarnya.
Konsep ini, kata Amri, bertujuan melatih kepemimpinan dan wawasan kebangsaan. Setiap struktur mini di dalam karantina dibuat agar peserta memahami cara bermasyarakat.
Karantina Desa Bahagia akan berlangsung hingga 18 Agustus 2025, bertepatan dengan berakhirnya rangkaian peringatan HUT ke-80 RI.
Peserta terdiri dari siswa-siswi SMA, SMK, dan MA di Kota Ternate. Mereka mendapat pelatihan dari enam pelatih unsur TNI dan Polri, delapan pamong, serta tim kesehatan dari RSUD Kota Ternate.
Selama diklat, calon Paskibraka juga dibekali materi dari sejumlah narasumber, di antaranya Kapolres Ternate, Dandim 1501 Ternate, Kepala BNNP Maluku Utara, Kesultanan Ternate, Sekda Kota Ternate, dan Kepala Kesbangpol Kota Ternate.
Tahun ini menjadi tahun kedua pembinaan Paskibraka Kota Ternate berada di bawah koordinasi Kesbangpol, setelah sebelumnya dikelola Dispora.
“Kami berharap anak-anak didik kami sukses melaksanakan tugas pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus nanti,” tutup Amri. (*)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








