NarasiTimur
Beranda Peristiwa Listrik Sering Padam, Warga Mandioli Utara Minta PLN Turun Perbaiki

Listrik Sering Padam, Warga Mandioli Utara Minta PLN Turun Perbaiki

Ilustrasi listrik padam (Istimewa)

Narasitimur – Warga Kecamatan Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, mengeluhkan buruknya pelayanan listrik dari PLN.

Para pelanggan di daerah tersebut, kerap mengalami pemadaman listrik. Alhasil aktivitas masyarakat pun terganggu.

Salah satu warga Desa Pelita mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai pelayanan PLN tidak sebanding dengan kewajiban masyarakat, yang tetap membayar tagihan listrik setiap bulan.

“PLN sudah beberapa hari ini mati terus. Tagihan kami bayar lalu pelayanan macam begini. Ini so (sudah) satu minggu ini gelap,” katanya pada Senin (4/5/2026).

Menurut warga, meski petugas PLN disebut rutin melakukan pengawasan di sejumlah titik, gangguan listrik justru semakin sering terjadi. Dampaknya dirasakan luas, mulai dari aktivitas rumah tangga hingga kegiatan administrasi di sekolah-sekolah yang ikut terganggu.

Tidak hanya itu, warga juga mengaku khwatir karena akan mengalami kerugian material akibat kerusakan peralatan elektronik, seperti lampu hingga kulkas, yang dipicu oleh kondisi listrik yang sering hidup-mati.

“Kalau model begini torang pe apa-apa rusak habis, karena mati manyala. Ini tiap malam torang gelap terus ini,” keluh warga.

Kondisi ini juga memunculkan ketimpangan di wilayah Pulau Mandioli. Warga menyebut, di bagian Mandioli Utara listrik sering padam, sementara wilayah Mandioli Selatan tetap menikmati aliran listrik normal.

Warga pun meminta pihak PLN segera mengambil langkah konkret. Jika memang terjadi kekurangan tenaga pengawasan, mereka berharap ada penanganan cepat di setiap titik gangguan, agar pemadaman tidak berlangsung lama.

Hingga berita ini dipublis, Koordinator PLN Jiko, Mandioli Selatan, saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan resmi.

Masyarakat berharap ada perbaikan serius dari PLN agar pasokan listrik kembali stabil dan tidak lagi merugikan warga. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan