Modus Pinjam KTP, Puluhan Warga Ternate Terjerat Kredit Fiktif
Narasitimur – Puluhan warga di Kota Ternate diduga menjadi korban penipuan berkedok pengajuan kredit yang melibatkan oknum karyawan PT KB Finansia Multi Finance (Kredit Plus). Kasus tersebut kini tengah ditangani Satreskrim Polres Ternate.
Para korban mengaku identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) mereka digunakan untuk mengajukan kredit berbagai barang tanpa sepengetahuan mereka. Modus tersebut diduga dilakukan dengan meminjam KTP korban disertai iming-iming uang tunai.
Informasi yang dihimpun, sedikitnya 35 orang tercantum dalam laporan polisi, sementara jumlah korban yang mengaku mengalami kejadian serupa disebut mencapai 66 orang.
Beberapa korban mengaku menerima uang antara Rp200 ribu hingga Rp500 ribu setelah menyerahkan KTP kepada terduga pelaku yang diketahui merupakan karyawan aktif di perusahaan pembiayaan tersebut. Setelah itu, identitas mereka diduga digunakan untuk pengajuan kredit telepon genggam hingga mesin cuci.
Korban baru mengetahui adanya kredit atas nama mereka ketika didatangi petugas penagihan karena angsuran telah menunggak. Para korban kemudian berupaya menghubungi terduga pelaku, namun tidak mendapat respons.
Salah satu korban berinisial MRU mengatakan dirinya percaya menyerahkan KTP karena terduga pelaku mengaku akan bertanggung jawab membayar seluruh cicilan dan meyakinkan bahwa identitas tersebut aman digunakan.
Merasa dirugikan, para korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Ternate. Laporan polisi tercatat dengan Nomor: B/385/VII/Res Ternate.1.11/2026/Reskrim. Dalam laporan tersebut, tiga orang berinisial IS, WR, dan WOL dilaporkan atas dugaan penipuan.
Kasat Reskrim Polres Ternate AKP Bakri Syahrudin membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, penyidik masih melakukan penyelidikan dan telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.
Sementara itu, pihak manajemen PT KB Finansia Multi Finance (Kredit Plus) masih diupayakan untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan kasus tersebut. (*)





