Pencurian Alat Tangkap Ancam Penghasilan Nelayan Sasa, Perahu KUR Dijaga CCTV
Narasitimur — Ketua Kelompok Nelayan Sinar Rejeki, Karjo Salamat, mengatakan langkah tersebut diambil setelah beberapa kali terjadi pencurian alat tangkap yang merugikan nelayan.
“Beberapa kali terjadi pencurian alat tangkap sehingga membuat kami resah. Karena itu kami berinisiatif memasang CCTV dan lampu penerangan untuk meningkatkan keamanan di kawasan tambatan perahu,” kata Karjo, Kamis (23/7/2026).
Ia menjelaskan, sebagian besar perahu beserta fasilitas penangkapan ikan milik anggota kelompok diperoleh melalui program KUR. Kehilangan alat tangkap maupun perlengkapan perahu tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga mengganggu aktivitas melaut dan kemampuan nelayan memenuhi kewajiban angsuran.
“Rata-rata fasilitas nelayan diperoleh melalui KUR. Kalau alat tangkap hilang, tentu nelayan yang paling dirugikan karena itu merupakan sumber penghasilan mereka,” ujarnya.
Karjo berharap pemasangan CCTV dan lampu penerangan dapat menekan aksi pencurian sekaligus memberikan rasa aman bagi nelayan saat meninggalkan perahu di lokasi tambatan.
Ia juga meminta pemerintah dan aparat keamanan meningkatkan pengawasan di kawasan pesisir, serta mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan agar nelayan dapat melaut tanpa dihantui kekhawatiran kehilangan alat tangkap yang menjadi penopang utama mata pencaharian mereka. (*)





