NarasiTimur
Beranda Publik Kejar IGA 2026, Bapperida Morotai Dampingi 39 OPD Lewat Program Jempol Indah

Kejar IGA 2026, Bapperida Morotai Dampingi 39 OPD Lewat Program Jempol Indah

Pendampingan inovasi daerah oleh Bapperida Pulau Morotai kepada OPD. (Istimewa)

Narasitimur – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pulau Morotai terus melakukan pendampingan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penyusunan dan penginputan dokumen inovasi untuk mengikuti Innovative Government Award (IGA) 2026.

Pendampingan melalui Bidang Riset dan Inovasi tersebut dilakukan lewat Program Jempol Indah atau Jemput Bola Inovasi Daerah. Tim Bapperida turun langsung ke OPD untuk membantu proses identifikasi inovasi, penyusunan narasi, pemenuhan bukti dukung, regulasi hingga penginputan ke aplikasi Indeks Inovasi Daerah.

Plt Kepala Bapperida Pulau Morotai, M. Ramlan Drakel, mengatakan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kualitas inovasi sekaligus memperkuat budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai.

“Keberhasilan mempertahankan predikat Daerah Inovatif menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas inovasi di seluruh perangkat daerah. Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, kami optimistis Kabupaten Pulau Morotai dapat meningkatkan capaian Indeks Inovasi Daerah pada pelaksanaan IGA Tahun 2026,” ujar Ramlan, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, pelaksanaan IGA 2026 memiliki tantangan tersendiri setelah Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri menyesuaikan baseline penilaian Indeks Inovasi Daerah. Predikat Daerah Sangat Inovatif diberikan kepada pemerintah daerah yang memperoleh nilai 65,01 hingga 100.

Pulau Morotai sendiri mempertahankan predikat Daerah Inovatif dalam dua tahun terakhir. Nilai Indeks Inovasi Daerah Morotai tercatat 40,66 pada 2024 dan meningkat menjadi 45,54 pada 2025.

Morotai juga pernah meraih penghargaan sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif selama empat tahun berturut-turut, yakni pada 2018 hingga 2021.

Sementara Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Pulau Morotai, Syahrul Abdul Salam, mengatakan Program Jempol Indah menggunakan pendekatan jemput bola agar setiap OPD mendapatkan pendampingan secara optimal.

“Melalui Program Jempol Indah, kami tidak hanya menunggu OPD menyampaikan inovasinya, tetapi hadir langsung memberikan pendampingan mulai dari identifikasi inovasi, penyusunan narasi, pemenuhan bukti dukung, hingga penginputan,” katanya.

Syahrul menyebut, pihaknya juga membantu penyusunan SK Tim Inovasi, regulasi serta video inovasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penilaian.

Program tersebut telah diawali dengan sosialisasi kepada OPD pada April hingga Mei 2026, kemudian pembekalan teknis di Kantor Bapperida pada 2 Juli. Pendampingan selanjutnya dilakukan langsung ke masing-masing OPD hingga batas akhir penginputan dokumen pada 7 Agustus 2026.

Hingga akhir Juli, pendampingan telah dilakukan terhadap sejumlah perangkat daerah dan akan dilanjutkan hingga seluruh 39 OPD di lingkungan Pemkab Pulau Morotai mendapatkan pendampingan.

Bapperida juga berencana memperluas penguatan inovasi ke 88 pemerintah desa di Pulau Morotai. Inovasi potensial dari desa nantinya akan disaring untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan