NarasiTimur
Beranda Publik Ratusan ASN Halbar Ikuti Profiling, Jadi Dasar Penempatan Jabatan

Ratusan ASN Halbar Ikuti Profiling, Jadi Dasar Penempatan Jabatan

Kegiatan Profiling ASN Halbar (Narasitimur)

Narasitimur – Sebanyak 270 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, mengikuti Profiling ASN untuk memetakan kompetensi, potensi, dan kinerja sebagai dasar pengembangan karier serta penempatan jabatan.Kegiatan yang dilaksanakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halbar ini berlangsung selama tiga hari, 3-5 November 2026, di UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Ternate.

Kegiatan tersebut dibuka Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Halbar, Denny Kasim, yang mewakili Bupati Halmahera Barat. Pelaksanaan profiling turut melibatkan tim UPT BKN Ternate dan asesor dari Kantor Regional XI BKN Manado.

Sekretaris BKD Halbar, Novalin Martha Ory, mengatakan profiling menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat penerapan manajemen talenta berbasis sistem merit.

Menurutnya, pemetaan ini diperlukan agar pengembangan karier dan penempatan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi, potensi, serta kebutuhan organisasi.

“Data hasil profiling ini nantinya menjadi instrumen penting dalam menentukan arah pengembangan karier dan penempatan ASN sesuai kompetensi, potensi, serta kebutuhan organisasi,” ujar Novalin, Selasa (3/11/2026).

Ia menjelaskan, pengukuran dilakukan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), dengan mencakup kompetensi manajerial dan sosial kultural, kompetensi teknis, rekam jejak kinerja, potensi, hingga preferensi penugasan.

Sementara itu, Kepala BKD Halbar, Ruslan Thalib, mengatakan hasil profiling akan menjadi dasar pembentukan Talent Pool atau basis data talenta ASN.

Basis data tersebut nantinya digunakan untuk mendukung pengembangan karier dan pengisian jabatan berdasarkan kompetensi, kualifikasi, kinerja, serta potensi masing-masing aparatur.

“Melalui profiling ini, kita ingin memastikan bahwa pengelolaan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat benar-benar mengedepankan prinsip sistem merit,” tegas Ruslan.

Ia berharap hasil pemetaan tersebut tidak hanya menjadi dokumen administrasi, tetapi dimanfaatkan dalam pengambilan kebijakan kepegawaian, termasuk penempatan ASN sesuai kebutuhan organisasi.

Ruslan juga meminta seluruh peserta mengikuti proses profiling secara serius agar hasil pengukuran dapat menggambarkan kompetensi dan potensi masing-masing aparatur secara akurat.

Menurutnya, pemetaan ASN menjadi salah satu langkah untuk membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Halmahera Barat. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan