Hari Kedua Operasi SAR, Tim Gabungan Cari 3 Pendaki Hilang di Gunung Dukono
Narasitimur — Operasi SAR hari kedua terhadap tiga pendaki yang masih hilang di Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, kembali dilanjutkan, Jumat (8/5/2026).
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WIT diawali dengan briefing tim sebelum dibagi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) sesuai area pencarian yang telah ditentukan dalam rencana operasi.
“Pencarian dilaksanakan dengan metode ESAR dengan luas area masing-masing 0,5 kilometer persegi di sekitar puncak Gunung Dukono, lokasi terakhir korban terlihat oleh rekan mereka,” kata Iwan.
Ia menjelaskan, fokus pencarian pada hari kedua dipusatkan di sekitar area puncak gunung dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh tim SAR.
Menurutnya, aktivitas Gunung Dukono masih mengeluarkan abu vulkanik tebal sehingga seluruh personel diminta tetap waspada selama proses pencarian berlangsung.
“Iya, fokus pencarian di sekitar puncak gunung, namun keselamatan tim pencari tetap menjadi prioritas karena aktivitas vulkanik masih cukup tinggi,” ujarnya.
Briefing operasi SAR dipimpin langsung oleh Iwan Ramdani dan turut didampingi Kapolres Halmahera Utara serta Komandan Kodim 1508/Tobelo.
Tim gabungan yang terlibat dalam operasi SAR terdiri dari Basarnas, Polres Tobelo, Brimob, BPBD Halut, TNI AD, TNI AL, TNI AU, PVMBG, Dinas Kesehatan Halut, Imigrasi Halut, Wanadri, pecinta alam, serta masyarakat desa setempat.
Diketahui, total rombongan pendaki berjumlah 20 orang, terdiri dari 7 warga negara asing (WNA) dan 10 warga negara Indonesia (WNI) yang telah ditemukan selamat. Sementara tiga orang lainnya yang masih dalam pencarian terdiri dari dua WNA dan satu WNI. (*)





