Pemkab Morotai Gelar HLM TPID, Bahas Strategi Pengendalian Inflasi
Narasitimur — Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar High Level Meeting (HLM) TPID Tahun 2026 di Aula Lantai II Kantor Bupati Pulau Morotai, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio C Pawane, dan dihadiri Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara Handi Susila beserta jajaran, Kepala BPS Pulau Morotai, unsur Forkopimda, serta pelaku usaha dan distributor kebutuhan pokok.
Dalam sambutannya, Rio menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan agenda strategis yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Sebagai daerah kepulauan yang masih bergantung pada pasokan barang dari luar daerah, Morotai menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat.
Ia berharap forum HLM TPID tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga menghasilkan rekomendasi dan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bank Indonesia Maluku Utara memaparkan perkembangan inflasi terkini. Berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu kedua Juni 2026, Kabupaten Pulau Morotai mencatat inflasi sebesar 0,44 persen dan masih tergolong terkendali dibandingkan sejumlah daerah lain di Maluku Utara.
Komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi antara lain cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah. Selain itu, kenaikan harga BBM non-subsidi serta terbatasnya pasokan sejumlah komoditas pangan turut menjadi faktor yang berpotensi memengaruhi inflasi daerah.
Dalam rapat tersebut, TPID Morotai bersama Bank Indonesia dan para pemangku kepentingan menyepakati sejumlah langkah pengendalian inflasi, di antaranya pelaksanaan pasar murah dan operasi pasar, optimalisasi penyaluran beras SPHP dan Minyakita, penguatan Kios Pangan, gerakan menanam komoditas hortikultura, serta peningkatan produksi pangan lokal.
Pemerintah daerah juga akan mendorong peningkatan produktivitas petani, nelayan, dan peternak melalui bantuan sarana prasarana, pendampingan, serta penguatan kerja sama antar daerah guna menjamin ketersediaan pasokan pangan.
Melalui pelaksanaan HLM TPID ini, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan daerah, dan mengendalikan inflasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. (*)





