NarasiTimur
Beranda Ekonomi Pelindo Mulai Terapkan E-Pass di Pelabuhan Bastiong, Ini Skema Tarif dan Layanannya

Pelindo Mulai Terapkan E-Pass di Pelabuhan Bastiong, Ini Skema Tarif dan Layanannya

Pintu masuk Pelabuhan Bastiong yang telah menerapkan sistem e-pass. (Narasitimur)

Narasitimur — PT Pelindo Regional IV Ternate resmi menerapkan sistem electronic pass (e-pass) di Pelabuhan Bastiong sebagai bagian dari digitalisasi pelayanan dan penataan kawasan pelabuhan. Melalui sistem tersebut, seluruh transaksi masuk kawasan pelabuhan dilakukan secara elektronik dan bertahap akan menggunakan uang elektronik (e-money).

Kepala PT Pelindo Regional IV Ternate, Anwar Pae, mengatakan penerapan e-pass merupakan kebijakan yang diterapkan di seluruh pelabuhan yang dikelola Pelindo. Ternate menjadi salah satu pelabuhan yang baru mulai menerapkan sistem tersebut karena menyesuaikan kondisi masyarakat.

“Sementara ini masih dilakukan secara bertahap atau semi, karena masyarakat masih perlu beradaptasi dengan sistem pembayaran non-tunai,” kata Anwar, Rabu (22/7/2026).

Dalam skema yang diterapkan, tarif masuk pejalan kaki tetap sebesar Rp2.000, sedangkan kendaraan roda dua dikenakan tarif Rp5.000. Tarif tersebut sudah mencakup biaya masuk pengendara dan fasilitas parkir gratis selama satu jam. Setelah melewati batas waktu itu, pengguna akan dikenakan tarif parkir progresif.

Menurut Anwar, sistem progresif diberlakukan untuk mengurangi kendaraan yang diparkir dalam waktu lama di kawasan pelabuhan sehingga kapasitas parkir dapat dimanfaatkan lebih optimal.

Selain digitalisasi pembayaran, Pelindo juga melakukan penataan di kawasan Pelabuhan Bastiong, mulai dari pengaturan area parkir, pemasangan marka, penertiban pedagang yang berjualan di area pelabuhan, hingga peningkatan fasilitas ruang tunggu penumpang.

Sejumlah fasilitas pendukung juga telah disiapkan, di antaranya pemasangan CCTV di berbagai titik, penyediaan kursi baru, televisi, serta layanan Wi-Fi gratis di terminal penumpang.

Pelindo menilai penerapan sistem elektronik akan meningkatkan transparansi pengelolaan pendapatan karena seluruh transaksi tercatat secara digital, sekaligus mempermudah pengawasan terhadap aktivitas keluar masuk kendaraan di kawasan pelabuhan.

Ke depan, sistem e-pass akan sepenuhnya menggunakan kartu uang elektronik yang dapat digunakan tidak hanya di pelabuhan, tetapi juga pada berbagai layanan pembayaran elektronik lainnya. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan