Morotai Bahas Pengaspalan Jalan Daruba dan Penyelesaian Jalan Lingkar
Narasitimur – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara membahas sejumlah program peningkatan infrastruktur jalan untuk memperkuat konektivitas wilayah.
Pembahasan berlangsung dalam pertemuan Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, dengan Kepala BPJN Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, di Pendopo Pemkab Morotai, Minggu (1/11/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri tim BPJN Maluku Utara dan sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Dari Pemkab Morotai, hadir Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali dan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), M. Ramlan Drakel.
Salah satu agenda yang dibahas adalah rencana pengaspalan hotmix sejumlah ruas jalan di Kota Daruba. Ruas tersebut meliputi jalur dari Lanud Leo Wattimena hingga Samsat Morotai, serta kawasan Tugu Pancasila, pertokoan Desa Gotalamo hingga Tugu Bintang.
Selain itu, kedua pihak membahas progres peningkatan Jalan Lingkar Morotai yang saat ini masih dikerjakan dan hampir rampung. Penyelesaian proyek tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pengembangan wilayah.
Pada 2026, BPJN Maluku Utara juga membangun jalan di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Desa Morodadi sepanjang 4,3 kilometer. Pembangunan ruas tersebut masuk dalam Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah tahun 2026.
Kepala BPJN Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, mengatakan pihaknya tidak hanya fokus menuntaskan pekerjaan yang sedang berjalan, tetapi juga memproses sejumlah usulan penanganan dan perbaikan jalan di Morotai untuk 2027, sesuai kewenangan pemerintah pusat.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Morotai, M. Ramlan Drakel, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan sejumlah ruas jalan berstatus jalan kabupaten dan provinsi untuk ditingkatkan menjadi jalan nasional.
Ramlan juga mendorong percepatan penyelesaian pembangunan delapan jembatan di sepanjang Jalan Lingkar Morotai.
Berbagai usulan tersebut diharapkan dapat memperluas dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat peningkatan infrastruktur jalan di Morotai pada 2027.
Pemkab Morotai dan BPJN Maluku Utara berharap koordinasi tersebut dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses masyarakat, serta menunjang pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik. (*)






