Emak-emak Palang Truk Sampah di Ternate Barat, Tuntut Solusi Tempat Jualan
Narasitimur – Sekitar 50 warga yang didominasi ibu-ibu dari Kelurahan Tobololo dan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, melakukan aksi pemalangan terhadap mobil truk sampah yang hendak menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kelurahan Takome, Jumat (24/4/2026).
Aksi tersebut berlangsung sekitar pukul 08.17 WIT di depan Gereja Tabanga, Kelurahan Sulamadaha. Warga memblokir akses jalan sehingga truk pengangkut sampah tidak dapat melintas.
Pemalangan ini merupakan buntut dari penertiban pedagang di Pasar Higienis Gamalama yang dilakukan Pemerintah Kota Ternate beberapa waktu lalu. Para peserta aksi menuntut agar pemerintah segera menyediakan tempat jualan sebagai solusi bagi mereka yang terdampak.
“Torang hari ini palang, pokoknya pemerintah harus turun kasih torang tempat baru bisa buka akses jalan ini,” ujar Rosita Hamid perwakilan massa aksi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Musli Muhamad, yang hadir di lokasi, mencoba bernegosiasi dengan massa. Ia meminta agar akses jalan dibuka sementara agar mobil sampah bisa melintas.
“Kalau ada aspirasi yang ingin disampaikan nanti kita bicarakan, tapi loloskan dulu mobil sampah,” ujarnya di hadapan massa.
Namun, permintaan tersebut belum direspons warga, yang tetap bersikeras menutup akses hingga ada kepastian dari pemerintah terkait penyediaan lokasi berjualan. (*)






