NarasiTimur
Beranda Publik Puluhan Personel TNI dan Polisi Nyaris Bentrok di Mapolres Morotai

Puluhan Personel TNI dan Polisi Nyaris Bentrok di Mapolres Morotai

Puluhan personel TNI dan polisi terlibat ketegangan di depan Mapolres Morotai (Foto: Irjan for narasitimur)

Narasitimur – Puluhan personel TNI AD dari Yonif 822/Satria Magawe dan anggota Polres Pulau Morotai, Maluku Utara, terlibat ketegangan hingga nyaris bentrok di depan Mapolres Morotai, Desa Yayasan, Kecamatan Morotai Selatan, Minggu (9/8/2026) dini hari.

Ketegangan mulai terjadi sekitar pukul 02.40 WIT di kawasan Bundaran Tugu Pancasila Darame. Berselang hampir satu jam, puluhan anggota Yonif 822/Satria Magawe mendatangi Mapolres Morotai.

Situasi kemudian memanas sekitar pukul 03.20 WIT. Aksi saling dorong dan adu mulut terjadi di depan Mapolres hingga nyaris berujung pada bentrokan fisik.

Pemicu awal kejadian belum diketahui secara pasti. Namun, anggota Yonif 822/Satria Magawe sempat meminta pihak kepolisian mengembalikan satu unit sepeda motor milik personel TNI yang sebelumnya diamankan di Mapolres. Kendaraan tersebut kemudian diserahkan kembali oleh pihak kepolisian.

Ketegangan dan adu mulut masih berlangsung hingga sekitar pukul 04.00 WIT. Situasi akhirnya berhasil diredam setelah personel Intel Kodim 1415/Morotai, masyarakat, senior Yonif 822/Satria Magawe dan Wakapolres Morotai Kompol Jamaluddin turun tangan menenangkan kedua pihak.

Situasi dinyatakan kondusif sekitar pukul 04.50 WIT.

Wakapolres Morotai Kompol Jamaluddin mengatakan pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci kronologi awal insiden tersebut. Menurutnya, TNI dan Polri merupakan pihak yang bertugas menjaga keamanan sehingga persoalan semacam ini seharusnya tidak terjadi.

Ia memastikan pihaknya akan berupaya menyelesaikan perselisihan tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran aturan dari anggota TNI maupun Polri, proses akan dilakukan sesuai hukum yang berlaku.

Jamaluddin juga mengaku telah berupaya menghubungi Danyon Yonif 822/Satria Magawe untuk menjadwalkan pertemuan guna mencari penyelesaian atas persoalan tersebut.

Sementara itu, Danyon Yonif 822/Satria Magawe Letkol Inf Raju Pacilasera belum memberikan keterangan terkait insiden tersebut hingga berita ini ditayangkan. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan