Jalan Rusak dan Sering Banjir, Pemda Halbar Harap Perhatian Pempus
Narasitimur – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat meminta perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi infrastruktur dan penanganan banjir di daerah tersebut.
Bupati Halmahera Barat, James Uang, menyampaikan hal itu dalam pertemuan bersama Komisi V DPR RI yang digelar di Hotel Sahid Ternate, Rabu (22/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, James menegaskan kondisi jalan dan jembatan di Halmahera Barat masih memerlukan perhatian serius. Keterbatasan akses transportasi dinilai menjadi kendala utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di wilayah terisolasi.
“Dukungan dari Komisi V DPR RI dan kementerian terkait sangat dibutuhkan agar pembangunan dan perbaikan infrastruktur dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dipaparkan, dari total panjang jalan kabupaten sekitar 512 kilometer, sebanyak 150,23 kilometer dalam kondisi rusak berat, 121,43 kilometer rusak ringan, dan hanya sekitar 240,34 kilometer dalam kondisi baik.
Kondisi tersebut berdampak pada mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.
Selain infrastruktur, pertemuan juga membahas penanganan pascabencana banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Halmahera Barat. Pemerintah daerah menilai diperlukan langkah terpadu antara pusat dan daerah dalam upaya mitigasi dan pemulihan.
Isu lain yang dibahas yakni penataan kawasan Festival Teluk Jailolo serta pengembangan Pelabuhan Jailolo sebagai simpul konektivitas dan penggerak ekonomi daerah.
Sementara itu, Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh Iren menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut, melalui rapat bersama kementerian mitra kerja di Jakarta.
Komisi V juga berencana mengundang kepala daerah se-Maluku Utara bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) guna merumuskan kebijakan lanjutan yang lebih terarah. (*)






