BI Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Lewat Panen Raya Padi di Haltim
Narasitimur — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Maluku Utara bersama Pondok Pesantren Ibadurrahman menggelar panen raya padi di Desa Toboino, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, Minggu (2/8/2026).
Deputi Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Fadhil Muhammad, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus membangun ekosistem ekonomi halal (halal value chain).
“Kami mencoba memberdayakan usaha-usaha yang ada di pesantren karena pesantren memiliki potensi pasar yang besar. Ada santri, guru, hingga masyarakat sekitar yang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi pesantren,” kata Fadhil.
Ia menjelaskan, BI telah mendampingi Pondok Pesantren Ibadurrahman sejak 2022 melalui berbagai bantuan, mulai dari sarana dan prasarana pertanian, traktor, greenhouse, Rice Milling Unit (RMU), hingga combine harvester untuk mempercepat proses panen.
Menurutnya, program tersebut menunjukkan hasil positif. Lahan pertanian yang awalnya hanya satu hektare kini berkembang menjadi enam hektare berkat pengelolaan mandiri oleh pesantren.
“Dari enam hektare lahan yang ada, tiga hektare sudah dipanen lebih dulu. Sisanya sekitar tiga hektare dipanen bersama hari ini dengan produktivitas mencapai 5 hingga 6 ton per hektare,” ujarnya.
Fadhil optimistis produktivitas tersebut masih dapat ditingkatkan hingga 7 sampai 8 ton per hektare melalui penggunaan benih unggul serta dukungan irigasi teknis, mekanisasi, dan pompanisasi.
“Harapannya Ponpes Ibadurrahman semakin mandiri. Ketika pesantren memiliki sumber daya ekonomi yang kuat, tentu akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di lingkungan pesantren,” pungkasnya. (*)





